JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Ridwan Kamil, mengungkapkan rencananya untuk menyediakan kredit dengan nama "Mesra." Program ini bertujuan untuk membantu permodalan bagi masyarakat yang berada di golongan ekonomi rendah. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat menjalankan usaha mereka sendiri dan sekaligus mengurangi angka pengangguran yang ada di wilayah tersebut. Ridwan menegaskan bahwa program ini menyasar kepada masyarakat yang kesulitan mengakses jasa perbankan. "Kredit ini ditujukan untuk kelompok yang tidak memiliki agunan, sehingga bisa disebut sebagai kredit kelompok," ungkap Ridwan dalam sebuah dialog dengan Forum Purna Pejabat Pemprov DKI di Jakarta Selatan. Selama masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah melaksanakan program yang serupa. Ia menargetkan individu dari golongan ekonomi bawah yang umumnya membutuhkan modal untuk membuka usaha, seperti berdagang, agar dapat menciptakan lapangan kerja baru. Salah satu keunggulan dari program ini dibandingkan dengan sistem perbankan konvensional adalah adanya skema kredit kelompok yang mendorong tanggung jawab kolektif. "Salah satu tantangan yang ada di bank konvensional adalah persyaratan agunan. Namun, dengan program ini, selama mereka berkelompok, setiap individu mengemban tanggung jawab bersama," jelasnya. Sementara itu, juru bicara pasangan Ridwan Kamil dan Suswono, Fahlino Sjuib, menjelaskan bahwa *kredit Mesra* adalah inisiatif yang memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat yang kurang beruntung, dengan dukungan dari rumah ibadah sebagai fasilitator. "Bagi warga Jakarta, khususnya pelaku usaha ultra mikro yang belum terjangkau perbankan (*unbankable*), mereka dapat memperoleh pinjaman tanpa agunan dan bunga. Plafon maksimum yang bisa diajukan adalah Rp5 juta dengan jangka waktu pelunasan antara 6 hingga 12 bulan," tandas Fahlino. Akan tetapi, untuk dapat mengakses fasilitas ini, pelaku usaha ultra mikro diwajibkan memenuhi beberapa syarat. Salah satunya adalah menjadi anggota komunitas di sekitar rumah ibadah, seperti jamaah dari masjid atau gereja setempat. Selain itu, penerima juga harus mengikuti dan lulus dari program pelatihan kelompok mikro. Fahlino menambahkan bahwa program kredit Mesra ini dicanangkan untuk mengatasi masalah sosial yang muncul akibat tingginya ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online (*pinjol*) maupun rentenir, yang kerap menyulitkan mereka. Di Jawa Barat, program ini telah bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) sejak tahun 2018 dan telah terbukti berhasil. Keberhasilan ini juga telah mendorong replikasi program serupa di empat provinsi lainnya. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), mengusung program ini dengan harapan dapat mengurangi angka pengangguran sekaligus memberikan akses keuangan yang lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat. ANTARA