PALU –
**Borneonews - Sigi**, Pemerintah Kabupaten Sigi, yang terletak di Sulawesi Tengah, bekerja sama dengan Komando Distrik Militer 1306/Kota Palu untuk mengadakan pelatihan fisik bagi masyarakat yang berniat mendaftar sebagai calon prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan dalam menggembleng para calon prajurit yang berasal dari daerah tersebut. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sigi, Tony W. Ponulele, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program yang digagas oleh Bupati Sigi, Mohamad Irwan Lapatta. Menurutnya, program ini ditujukan untuk menjaring putra-putra terbaik dari setiap kecamatan di Kabupaten Sigi guna berpartisipasi dalam seleksi Angkatan Darat TNI. Tony menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan ini adalah yang pertama kali dilakukan dan diharapkan agar kegiatan serupa dapat berlangsung di masa mendatang. Ia mencatat bahwa Kabupaten Sigi masih memiliki sejumlah daerah yang rawan konflik, seperti perkelahian antar desa. Dengan adanya program ini, diharapkan ke depan akan ada perwakilan dari daerah tersebut yang berhasil menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Dari data yang ada, sebanyak 74 orang telah mendaftar untuk mengikuti program ini, yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sigi. Tony menyatakan bahwa walaupun jumlah pendaftar belum mewakili semua kecamatan, diharapkan di tahun depan keberagaman perwakilan dari masing-masing kecamatan dapat ditingkatkan, terutama dari daerah yang memiliki potensi konflik. Mayor Infantri Tarno, yang menjabat sebagai Perwira Penghubung Kodim 1306/Kota Palu, menjelaskan bahwa kerjasama antara Pemkab Sigi dan Kodim 1306/Kota Palu ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada warga Sigi yang ingin menjadi anggota TNI Angkatan Darat. Ia menjelaskan bahwa banyaknya warga yang ingin mendaftar tetapi mengalami kegagalan, disebabkan karena pelatihan yang sebelumnya tidak terstruktur. Oleh karena itu, Pemkab Sigi meminta bantuan dari Kodim agar pelatihan yang diberikan bisa lebih efektif. Tarno juga menambahkan bahwa animo masyarakat untuk bergabung dengan TNI sangat tinggi, sementara kuota yang tersedia cukup terbatas. Dengan tidak adanya persiapan yang matang, terdapat risiko bahwa hasil seleksi tidak akan optimal. Saat ini, peserta pelatihan didominasi oleh mereka yang berasal dari Kecamatan Sigi Biromaru, Palolo, dan Marawola. Dalam program pelatihan ini, terdapat 24 jenis materi yang diuji kepada peserta, termasuk di antaranya adalah penilaian postur tubuh, tes fisik, kesehatan, serta tes psikologi. Menurut Tarno, setelah melakukan seleksi, hanya 30 orang yang memenuhi syarat yang akan melanjutkan ke tahap latihan yang terpisah di empat wilayah, yaitu Koramil Biromaru, Koramil Marawola, Koramil Palolo, dan Koramil Kulawi. Pelatihan tersebut akan berlangsung selama tiga bulan, dimulai dari tanggal 15 Oktober 2024 hingga 30 Januari 2025. Setelah periode tersebut, pada tanggal 31 Januari 2025, akan dilakukan penilaian dan pemilihan 10 peserta terbaik untuk mengikuti latihan terpusat di Koramil Palu Selatan. Diharapkan melalui kegiatan ini, semakin banyak warga dari Kabupaten Sigi yang berkesempatan menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. ANTARA