BATAM –
**Borneonews - Tanjungpinang**, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau, sedang berusaha memaksimalkan potensi taman rekreasi di wilayah tersebut agar dapat menarik lebih banyak pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri. Kepala Disbudpar Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengungkapkan bahwa Tanjungpinang memiliki berbagai potensi pariwisata yang seharusnya bisa dioptimalkan, termasuk taman-taman rekreasi yang ada. Menurutnya, beberapa lokasi taman rekreasi yang telah menjadi favorit masyarakat adalah Taman Laman Boenda Tepi Laut, *Sunrise Waterpark*, Tugu Sirih Daun Emas, dan Tugu Pinsil. Nazri menjelaskan bahwa taman-taman rekreasi tersebut biasanya sangat ramai pengunjung, terutama pada akhir pekan dan saat momen hari besar. Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, setiap taman dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum. Sebagai contoh, Taman Laman Boenda Tepi Laut menyediakan area istirahat, berbagai permainan anak, variasi kuliner tradisional dan modern, serta jalur olahraga untuk para pelari (*jogging*). Pengunjung juga dapat menikmati pemandangan laut yang indah dengan aktivitas kapal penumpang yang melintas. Dia menambahkan bahwa keberadaan taman rekreasi berperan signifikan dalam meningkatkan perekonomian lokal, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, berpotensi meningkatkan penjualan produk yang mereka tawarkan. Meskipun demikian, ada sejumlah taman rekreasi lainnya di Tanjungpinang yang masih belum dieksplorasi secara maksimal. Nazri menyarankan bagi pengelola taman, penting untuk memahami jenis atraksi yang dapat ditawarkan, melakukan inventarisasi potensi yang ada, dan berinovasi dalam memberikan layanan terbaik kepada pengunjung. "Apabila pengelola mampu memahami hal-hal tersebut, kami yakin jumlah pengunjung ke taman rekreasi akan semakin meningkat, yang tentunya akan menggerakkan perekonomian daerah," lanjutnya. Untuk mendukung pengembangan taman rekreasi, Disbudpar Tanjungpinang telah menyelenggarakan pelatihan guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang tersebut. Pelatihan ini diharapkan mampu memperluas wawasan dan pengalaman peserta, sehingga mereka dapat mengeksplorasi potensi pariwisata di taman rekreasi dengan lebih baik dan kreatif. Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Tanjungpinang, Salman, menjelaskan bahwa pelatihan dilaksanakan dari tanggal 24 hingga 27 September 2024, bertempat di Hotel Bintan Plaza. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 40 peserta yang berasal dari pengelola badan usaha milik daerah (BUMD), pengelola kawasan wisata Bukit Manuk, Areca Studio, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Senggarang, serta Kampung Bugis. "Melalui pelatihan ini, kami berharap sektor pariwisata Tanjungpinang dapat berkembang menjadi andalan, didukung oleh SDM yang memiliki keterampilan dan kreativitas yang tinggi, sehingga semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk berkunjung ke ibu kota Kepri ini," jelas Salman. Salah satu peserta pelatihan, Aldrin, mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru tentang cara-cara untuk mengoptimalkan potensi yang ada, khususnya terkait pengembangan taman rekreasi. "Ilmu yang saya dapatkan dalam pelatihan ini sangat berguna dan memberi kami ide-ide segar untuk menjadikan taman rekreasi lebih menarik bagi pengunjung," pungkas Aldrin. ANTARA