MATARAM –
**Borneonews - Mataram**, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah mempersiapkan keikutsertaan 60 unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam perhelatan MotoGP yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, pada tanggal 27 hingga 29 September 2024. Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Ahmad Mashuri, menjelaskan bahwa dari total 60 UMKM yang terlibat, sekitar 80 persen di antaranya bergerak di sektor kuliner, sementara 20 persen lainnya berasal dari sektor kriya. Ia menekankan bahwa semua UMKM yang dilibatkan merupakan binaan dari Pemerintah Provinsi NTB. UMKM yang berpartisipasi akan ditempatkan di tenda-tenda yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah untuk memfasilitasi mereka dalam menjual produk. "Mereka akan berjualan di area sirkuit atau di dekat tribun penonton," tambah Mashuri. Selain UMKM binaan Pemprov NTB, akan ada juga perwakilan dari UMKM yang dikelola oleh pendaftar di masing-masing kabupaten/kota di NTB, yang ditunjuk dua perwakilan dari setiap daerah. "Seluruh UMKM ini sudah melalui proses kurasi. Meski demikian, proses kurasi ini sebenarnya dapat dilakukan satu kali dalam dua tahun," papar Mashuri. Mashuri juga menyampaikan perhatian khusus kepada UMKM di sektor kuliner. Selama tiga hari penyelenggaraan acara MotoGP, keamanan dan kebersihan produk yang dijajakan diharapkan dapat terjamin. "Tidak hanya sekedar aman, kami juga memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM bahwa produk yang mereka tawarkan harus memenuhi standar higienis dan aman untuk dikonsumsi oleh penonton," ujarnya. Dengan persiapan yang matang ini, diharapkan partisipasi UMKM dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi acara MotoGP serta meningkatkan perekonomian lokal. ANTARA