KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Generasi Milenial dan Generasi Z berperan penting dalam demokrasi, terutama dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) tahun 2024.

Kedua generasi ini, yakni Gen Milenial dan Gen Z, diharapkan menjadi ujung tombak pengawasan Pilkada 2024. 

Mereka diajak untuk turut serta dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas pada Kamis, 26 September 2024.

Ketua Bawaslu Kapuas, Iswahyudi Wibowo menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pengawasan partisipatif. 

“Generasi milenial dan generasi Z yang untuk pertama kalinya akan memilih pada Pilkada 2024, sangat diharapkan partisipasinya sebagai pengawas Pemilu. Pengawasan partisipatif ini penting karena keterbatasan jumlah petugas resmi yang kita miliki,” ujar Iswahyudi.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan daftar pemilih tetap (DPT) agar setiap warga yang berhak, dapat menggunakan hak suaranya. 

“Salah satu tugas utama adalah memastikan warga yang sudah terdaftar dalam DPT mendapatkan undangan untuk memilih. Dengan adanya perubahan pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pemilu, Kabupaten Kapuas kini memiliki lima calon kepala daerah, bukan lagi berdasarkan jumlah kursi DPRD setempat,” ucapnya.

Sosialisasi ini juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Nasib Marudut Sinambela, yang menyampaikan materi tentang "Urgensi Pengawasan Partisipatif Pemuda dalam Pilkada 2024" dan Erika Lismayani yang membahas "Peran Generasi Muda dalam Mensukseskan Pilkada 2024."

Dengan kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik, khususnya dalam hal pengawasan Pilkada 2024. (DODI/H)