KENDARI –
**Borneonews - Kendari**, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Haluoleo (UHO) di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, menunjukkan komitmennya yang tinggi dalam mendukung pengembangan literasi informasi di kalangan akademisi. Rektor UHO, Muhammad Zamrun, saat memberikan keterangan di Kendari, menyatakan pentingnya peran perpustakaan dalam mendukung pengembangan informasi, terutama di tengah kemajuan teknologi digital yang kian pesat. "Perpustakaan memiliki fungsi yang sangat penting karena semua informasi yang diperlukan dapat diakses di sana. Kami berharap agar mahasiswa lebih mengenali dan mengoptimalkan penggunaan perpustakaan, baik di tingkat universitas maupun di tingkat fakultas masing-masing," tuturnya saat membuka kegiatan Orientasi Pendidikan Pemustaka di Auditorium Mokodompit UHO. Zamrun juga menyampaikan bahwa perpustakaan UHO telah mengalami transformasi menjadi sebuah perpustakaan modern yang selaras dengan perkembangan teknologi terkini. "Sosialisasi ini bertujuan agar mahasiswa dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan secara efektif sehingga dapat mendukung kegiatan akademik mereka pada tingkat optimal," tambahnya. Di sisi lain, Kepala UPT Perpustakaan UHO, Alim Marhadi, mengungkapkan tekad untuk menjadikan perpustakaan sebagai sumber utama informasi dalam proses belajar mengajar. "Dengan adanya pembekalan seperti ini, kami menaruh harapan agar mahasiswa lebih aktif dalam mencari dan memanfaatkan informasi yang relevan dengan studi mereka," jelas Alim Marhadi. Selama kegiatan orientasi, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai fasilitas serta alat bantu penelusuran yang disediakan oleh perpustakaan. Marhadi berharap, dengan informasi ini, mahasiswa dapat memaksimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia dan menjadikan perpustakaan sebagai mitra strategis dalam proses belajar. Lebih lanjut, Alim Marhadi menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh mengenai perpustakaan, yang akan membantu mahasiswa dalam menavigasi berbagai sumber informasi. "Orientasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya literasi informasi. Dengan kemampuan dalam menelusuri dan mengevaluasi informasi secara kritis, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kualitas penelitian dan studi mereka, sehingga berkontribusi pada pencapaian akademik," pungkasnya. ANTARA