BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Polisi Militer XII/2-2 Pangkalan Bun menggelar operasi penegakan dan ketertiban TNI Angkatan Darat (AD) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Rabu (10/8/2016).
Operasi yang dipusatkan di Jalan Iskandar (Depan Hotel Arsela) tersebut merazia para pengendara dari TNI AD. Tak hanya kendaraan anggota TNI AD, kendaraan operasional Komandan Distrik Militer (Dandim) 1014/PBN, Letkol Inf Wisnu Kurniawan pun dijaring operasi tersebut.
"Artinya, kami tidak pilih kasih, tidak tebang pilih. Semua juga anggota TNI AD kami berhentikan dan diperiksa surat kendaraannya serta tanda izin mengemudi mereka," ujar Dansubdenpom XII/22 Pangkalan Bun, Letnan Satu CPM Azan Supriadi.
Dia mmengatakan, operasi ini dilaksanakan secara rutin. Sehingga, disiplin para anggota TNI AD dapat termonitor secara berkelanjutan. Artinya, TNI AD juga harus menaati tata tertib dalam melaksanakan tugas.
"Semua lengkap. Supir yang mengendarai mobil Dandim juga lengkap surat menyuratnya," ujarnya.
Lelaki kelahiran Bandung, Jawa Barat tersebut mengungkapkan, tingkat pelanggaran kedisiplinan TNI AD di wilayah Pangkalan Bun cukup rawan. Pasalnya, di Pangkalan Bun terdapat satuan Komando Distrik Militer serta Kompi Antang. Jadi, jumlah anggota TNI AD di Pangkalan Bun cukup banyak.
"Jadi tolong juga kepada masyarakat, jika ada TNI AD yang memang melanggar peraturan, apalagi melanggar hukum, laporkan kepada kami. Tupoksi kami, penegakan hukum disiplin dan tata tertib di lingkungan TNI AD," tandasnya. (FAHRUDDIN/m)








