BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, memberikan pujian atas keberanian Asmawa Tosepu yang telah memimpin Kabupaten Bogor dalam waktu yang relatif singkat. Pujian ini disampaikan Bey setelah acara pelantikan Bachril Bakri sebagai Penjabat Bupati Bogor, yang menggantikan posisi Asmawa, di Gedung Sate, Bandung. Dalam pernyataannya, Bey mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi Asmawa. Ia menilai bahwa Asmawa telah berhasil meninggalkan legasi penting tidak hanya untuk Kabupaten Bogor, tetapi juga untuk seluruh Provinsi Jawa Barat. Keberaniannya dalam menegakkan peraturan di kawasan wisata Puncak, bahkan melebihi bupati dan gubernur definitif, menjadi sorotan utama. Bey mengucapkan rasa syukur atas semua langkah yang telah diambil Asmawa selama menjabat. Bey juga mencatat bahwa keberanian Asmawa Tosepu telah menarik perhatian Presiden Joko Widodo, yang menyebabkan Kementerian PUPR merencanakan pembangunan trotoar di wilayah Puncak Bogor. "Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan seluruh masyarakat, kami sangat berterima kasih atas keberanian luar biasa Bapak,” tambah Bey seraya mengajak hadirin untuk memberikan tepuk tangan bagi Asmawa. Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Asmawa Tosepu menyatakan bahwa seluruh pencapaian Pemerintah Kabupaten Bogor selama sembilan bulan kepemimpinannya merupakan hasil dari kerja sama tim. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan beragam pihak dalam mencapai sukses. "Saya percaya bahwa setiap hasil, sekecil apa pun, adalah hasil dari kontribusi kolektif, bukan hanya upaya individu," ungkap Asmawa. Asmawa berharap agar Penjabat Bupati Bogor yang baru dapat melanjutkan semangat kolaborasi ini untuk mewujudkan berbagai program pembangunan di Kabupaten Bogor ke depannya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja sama yang harmonis, di mana semua pihak saling mendukung. Dalam masa jabatannya yang singkat, Asmawa Tosepu telah berhasil mencatatkan beberapa prestasi penting. Ini termasuk penataan kawasan wisata Puncak dan penyelesaian konflik angkutan tambang di Parungpanjang. Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Bogor juga berhasil meraih kategori Pratama dalam pencapaian *Universal Health Coverage* (UHC) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Dengan keberhasilan dalam mengimplementasikan UHC, jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang menerima jaminan kesehatan mencapai 97,48 persen. Hal ini menandakan kemajuan signifikan dalam akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut. ANTARA