TANJUNG SELOR –
**Borneonews - Tanjung Selor**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama dengan Komite Intelijen Daerah, Komisi Pemilihan Umum, serta Badan Pengawas Pemilu, telah menyelenggarakan rapat koordinasi untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024. Fokus utama dari pertemuan ini adalah untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih agar mencapai angka yang lebih tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Sementara Gubernur Kalimantan Utara, Togap Simangunsong, menekankan pentingnya momen ini untuk menghasilkan berbagai kesepakatan yang akan menjaga keamanan serta kelancaran proses demokrasi di provinsi tersebut. Ia menyampaikan, “Rapat ini menjadi momentum bagi kami semua untuk berkomitmen menciptakan iklim yang kondusif sehingga setiap tahapan pilkada dapat dilaksanakan dengan aman dan tanpa hambatan.” Dalam rapat itu, peserta sepakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan deteksi dini terhadap potensi ancaman. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan berbagai tantangan, hambatan, serta gangguan yang mungkin muncul sepanjang pelaksanaan pilkada. Kolonel Pnb Bagus Hariadi, selaku Komandan Lanud Anang Busra, menyatakan, “Kami akan terus berkoordinasi dan bekerja sama untuk mencegah berbagai konflik atau gangguan keamanan yang bisa terjadi selama proses pilkada.” Di samping fokus pada aspek keamanan, peserta juga membahas berbagai strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum mendatang. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Utara, Hariyadi Hamid, mengungkapkan optimisme terhadap capaian partisipasi pemilih pada Pilkada 2024. “Kami percaya partisipasi pemilih bisa lebih tinggi daripada Pilpres 2024 yang sudah mencapai 81,92 persen,” tuturnya. Lebih lanjut, rapat juga menghasilkan kesepakatan mengenai pentingnya ketersediaan dana hibah kepada TNI dan Polri. Anggaran ini sangat krusial untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan, terutama dalam situasi-situasi sengketa yang mungkin terjadi setelah pilkada berlangsung. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kabinda Kaltara Andri Murhadi, Asisten Intelijen Lantamal XIII/Tarakan Kolonel (L) Saidudin, Asintel Kejati Kaltara Semeru, anggota Bawaslu Kaltara Sulaiman, serta perwakilan dari Ditintelkam Polda Kaltara. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan pemilihan yang aman dan demokratis di Kalimantan Utara. ANTARA