MANADO –
**Borneonews - Manado**, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Talaud, Suratno, mengajak masyarakat di wilayah perbatasan antara Sulawesi Utara (Sulut) dan Filipina, khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud, untuk menjaga kerukunan antarumat beragama. Dalam kegiatan yang berlangsung baru-baru ini, Suratno menekankan pentingnya kolaborasi dan dialog antarumat beragama dalam menciptakan suasana yang harmonis. "Kami berkomitmen untuk terus memperkuat moderasi beragama dan merawat kerukunan antarumat yang telah terjalin dengan baik di Talaud," ungkapnya. Dia menyatakan bahwa Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki peran vital dalam menjaga dan memperkokoh hubungan antaragama. Lebih lanjut, Suratno mendorong pengurus FKUB dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan inovasi yang dapat mempererat kerukunan umat beragama. Menurutnya, kerukunan adalah fondasi utama bagi kekuatan suatu negara. "Jika di dalam suatu negara terdapat konflik antarwarganya, maka tak ada kesempatan bagi negara tersebut untuk berdiri tegak dan mandiri," ucapnya. Suratno juga berharap bahwa upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dalam menjaga kerukunan dapat menjadi contoh dan menyebar luas. "Meskipun kita berbeda agama, kita adalah satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya. Ia menekankan pentingnya kerukunan menjelang Pilkada Serentak 2024. Menurutnya, menjaga persatuan dan kerukunan adalah suatu kemustahilan yang harus diupayakan oleh seluruh warga negara, karena kerukunan dan NKRI merupakan sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar. ANTARA