PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalteng, Sri Widanarni memastikan stok beras Kalteng masih aman sampai 5 bulan ke depan.

“Terkait ketersediaan beras sampai 5 bulan ke depan masih aman,” kata Sri usai melakukan peninjauan bahan pokok di Palangka Raya, Kamis, 26 September 2024.

Sri mengungkapkan pemerintah punya beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang bersubsidi.

Program SPHP merupakan beras yang berasal dari cadangan beras pemerintah (CBP) yang disalurkan ke masyarakat lewat skema subsidi sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan.

“Ketersediaan beras di sini sekitar 120 ton dan cukup untuk lima bulan ke depan,” jelas Sri Widanarni.

Selain itu, ia mengungkapkan pemerintah melalui pertamina telah mensosialisasikan pendistribusian LPG 3 kg agar tepat sasaran.

Tujuannya dengan langkah tersebut masyarakat yang membutuhkan tidak dirugikan dengan penjualan yang melampaui target Harga Eceran Tertinggi.

Termasuk kelakukan pihak-pihak lain yang menggunakan kesempatan tersebut untuk hal-hal lain selain untuk masyarakat yang diperuntukan menggunakan LPG 3 kg. (HERMAWAN DP/R)