MANADO –
**Borneonews - Kotamobagu**, Penjabat Wali Kota Kotamobagu, Abdullah Mokoginta, mengajak semua elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menciptakan pemilihan kepala daerah yang damai di daerahnya. Ia mengharapkan dukungan dari Kementerian Agama (Kemenag), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para tokoh agama agar secara bersama-sama menyukseskan proses pemilihan tersebut. Kota Kotamobagu saat ini memasuki tahun politik, di mana pemilihan kepala daerah akan berlangsung serentak. Abdullah menekankan bahwa situasi ini sangat rentan terhadap munculnya isu-isu politik yang bisa mengganggu kestabilan. Dia menyatakan, "Saat ini kita dihadapkan dengan tahun politik, di mana akan dilaksanakan pilkada serentak, di sini rentan dengan isu-isu politik." Lebih lanjut, Abdullah mengingatkan bahwa perbedaan suara dalam pemilihan dapat menghasilkan ketidakamanan di tengah masyarakat. Ia menegaskan perlunya koordinasi serta kerja sama erat antar semua pihak yang terlibat untuk meminimalisir ketegangan. Wali kota juga memaparkan dua aspek penting yang menjadi indeks kerawanan, yakni *political identity* dan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta perangkat kelurahan dan desa dalam politik. Dengan demikian, kolaborasi yang solid antara tokoh agama, tokoh masyarakat, FKUB, organisasi masyarakat keagamaan, dan Kemenag menjadi sangat penting. Abdullah Mokoginta menegaskan pentingnya menjalin komunikasi yang baik dan efektif di antara semua pihak. "Pemerintah Kota Kotamobagu sepenuhnya mendukung program-program Kemenag dan organisasi masyarakat keagamaan untuk memastikan kegiatan yang berjalan dengan baik," tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Utara, Ulyas Taha, serta para perwakilan dari Kemenag Kotamobagu dan FKUB Kotamobagu melakukan kunjungan silaturahmi ke Pemkot Kotamobagu. Pj Wali Kota Kotamobagu, Abdullah Mokoginta, menerima kunjungan tersebut secara langsung. Dalam acara tersebut, hadir juga berbagai tokoh masyarakat lain seperti Kabid PHU Kanwil Kemenag Sulut, Wahyudin Ukoli; Ketua FKUB, Danny Pontoh; serta Ketua MUI, Sahran Nur Gonibala, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum BKSAUA Kotamobagu. Selain itu, hadir pula Ketua NU Nasrun Koto, Ketua Muhammadiyah Kotamobagu, Ketua Bamag, serta perwakilan Pastor Paroki Kristus Raja Kotamobagu, Yosep Polandos, serta penyuluh lintas agama. ANTARA