BENGKULU –
**Borneonews - Kota Bengkulu**, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bengkulu menginformasikan bahwa puluhan formasi untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di daerah tersebut mengalami sepi peminat. Kepala BKPSDM Kota Bengkulu, Achrawi, menjelaskan bahwa rendahnya minat ini mungkin disebabkan oleh kurangnya pemantauan terhadap formasi yang telah diumumkan. Ia menilai, adanya unit seperti Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat (UPTD) Puskesmas Beringin Raya yang membutuhkan dokter, dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, tidak memiliki pendaftar sama sekali. Dalam menghadapi situasi ini, BKPSDM berencana untuk mengusulkan kembali semua formasi CPNS yang kosong kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Achrawi menegaskan bahwa apabila ada kesempatan untuk membuka kembali pelaksanaan tes CPNS, pihaknya akan mengajukan formasi-formasi tersebut. Dari informasi yang diperoleh, sebanyak 1.460 dari total 3.752 pelamar CPNS di Kota Bengkulu telah memenuhi syarat administrasi. Dari jumlah tersebut, mereka akan mengikuti tes Seksi Kompetensi Dasar (SKD), yang mencakup wawancara kebangsaan, tes intelegensia umum, serta tes karakteristik pribadi. Proses ini akan dilakukan dengan menggunakan sistem *Computer Assisted Test* (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Bagi pelamar yang berhasil lulus di tahap SKD, mereka akan melanjutkan ke Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang juga menggunakan sistem CAT BKN. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan lokasi tes akan disampaikan kemudian. Sebelumnya, Pemerintah Kota Bengkulu mendapatkan alokasi sebanyak 213 formasi CPNS dari Kementerian PANRB. Kuota ini diberikan berdasarkan usulan Pemkot Bengkulu, yang mempertimbangkan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan daerah, terutama karena banyak ASN yang berada di posisi strategis telah memasuki masa pensiun. ANTARA