**Borneonews - Jakarta**, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), yang merupakan bagian dari Grup MIND ID, telah sukses meraih lima penghargaan dalam kondisi penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik atau *Good Mining Practice* (GMP) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Suhedi, Direktur Operasi dan Produksi PTBA, mengungkapkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menerapkan praktik pertambangan yang baik secara konsisten. Menurutnya, penerapan kaidah teknik tersebut memungkinkan kegiatan pertambangan yang dilakukan oleh Bukit Asam berlangsung dalam keadaan yang efektif, efisien, serta aman dan ramah lingkungan. Suhedi juga menyatakan bahwa apresiasi yang diterima ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan penerapan *good mining practice*.
Dalam ajang GMP Awards, empat penghargaan berhasil diraih oleh PTBA dari Unit Pertambangan Tanjung Enim. Penghargaan tersebut meliputi Penghargaan Prestasi Utama Pengelolaan Teknis Pertambangan Mineral dan Batubara, Penghargaan Prestasi Utama Pengelolaan Konservasi Mineral dan Batubara, Penghargaan Prestasi Utama Pengelolaan Standardisasi dan Usaha Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Penghargaan Prestasi Pratama Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara. Di samping itu, satu penghargaan juga diraih oleh PTBA dari Unit Pelabuhan Tarahan, yang merupakan Penghargaan Prestasi Pratama Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, saat membuka GMP Award 2024 di Jakarta pada 25 September, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara keuntungan perusahaan dan tanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat. Ia juga menggarisbawahi isu pengelolaan pasca tambang yang harus mendukung kepentingan masyarakat lokal.
Bahlil menyampaikan, "Pengelolaan pasca tambang itu sangat penting. Kita perlu memperhatikan masyarakat di sekitar, meski keuntungan besar juga diperlukan, namun keberlangsungan hidup masyarakat harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai masyarakat yang tinggal di daerah tambang justru berada dalam kesulitan."
GMP Award diselenggarakan sebagai bagian dari kegiatan memperingati Hari Pertambangan dan Energi yang jatuh pada tanggal 28 September setiap tahunnya. Penghargaan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada badan usaha yang telah menunjukkan prestasi dalam penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik. Selain itu, penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi badan usaha untuk terus meningkatkan pengelolaan aspek teknis, keselamatan, perlindungan lingkungan, konservasi, serta usaha jasa pertambangan.
ANTARA
PT Bukit Asam Raih Lima Penghargaan Praktik Pertambangan Baik
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Puluhan Calon Jamaah Umrah Terpaksa Naik Kapal Dampak Terganggunya Penerbangan di Kobar
Kemenhub: Seluruh Penumpang dan Awak Pesawat Asian One Selamat
Bobon Santoso Hubungi Seskab Teddy, Bantuan Presiden untuk Korban Asap Karhutla Palangka Raya Disiapkan
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Kebakaran Rumah di Desa Kujan Berhasil Dipadamkan
OJK Edukasi 400 Peserta soal Investasi hingga Kejahatan Keuangan Digital
Komentar (0)
Memuat komentar…







