BANDUNG –
**Borneonews - Cirebon**, Pemerintah Kabupaten Cirebon yang terletak di Jawa Barat telah mengambil langkah serius dalam melestarikan kura-kura Belawa, sebuah spesies satwa langka yang merupakan endemik di wilayah tersebut. Upaya ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa populasi kura-kura Belawa tetap terjaga dan tidak punah. Penjabat Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah melindungi dan menjaga kelangsungan hidup spesies unik ini. Melalui program konservasi yang matang, pihaknya berkomitmen untuk melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk melindungi dan memperbanyak jumlah kura-kura Belawa. Ia menambahkan bahwa saat ini satwa ini hanya dapat ditemukan di Desa Belawa, yang terletak di Kabupaten Cirebon, lebih tepatnya di kawasan objek wisata Cikuya. Kura-kura ini termasuk dalam jenis *Amyda cartilaginea*, yang dikenal sebagai bulus, namun memiliki karakteristik fisik yang berbeda dan lebih khas dibandingkan kura-kura lainnya. Salah satu fitur yang membedakan kura-kura Belawa adalah karapas atau bagian dorsal yang memiliki bentuk lebih cekung. Ciri khas inilah yang menjadikan kura-kura Belawa menarik bagi banyak orang, termasuk wisatawan yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang spesies ini. Program pelestarian yang diterapkan melibatkan beberapa tahapan, termasuk penangkaran, perawatan, dan penetasan telur yang dilaksanakan oleh petugas khusus di objek wisata Cikuya. Hingga bulan September 2024, populasi kura-kura dewasa di lokasi tersebut tercatat sebanyak 300 individu, serta terdapat 2.494 tukik yang berhasil menetas. Selain itu, Wahyu juga melaporkan bahwa saat ini ada 474 telur kura-kura yang tengah dalam proses penetasan di objek wisata tersebut. Pengelola kawasan telah diminta untuk menjaga agar kondisi telur tetap aman dan terlindungi dari potensi ancaman predator lingkungan. Lebih jauh, pelestarian kura-kura Belawa tidak hanya berorientasi pada upaya menjaga keberadaannya, tetapi juga berpotensi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya pelajar dan wisatawan. Wahyu menyatakan bahwa program konservasi ini berfungsi tidak hanya sebagai upaya perlindungan bagi satwa langka, tetapi juga sebagai wahana untuk menanamkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati. Ia menekankan bahwa keberadaan kura-kura Belawa bisa menjadikan objek wisata ini sebagai destinasi edukatif yang menarik bagi banyak orang. ANTARA