BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kesebelas kalinya berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Penghargaan ini diperoleh berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) untuk Tahun Anggaran 2023. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Miftahul Chair, mengungkapkan bahwa pencapaian opini WTP ini menunjukkan bahwa Pemprov Kalsel telah memenuhi standar akuntansi pemerintahan dengan baik. Hal ini diungkapkannya saat memberikan keterangan di Banjarbaru, pada sebuah acara yang diadakan baru-baru ini. Dalam kesempatan tersebut, Chair juga menekankan bahwa Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, telah memberikan arahan kepada BPKAD untuk terus berupaya mengelola aset dan keuangan dengan cara yang transparan dan akuntabel. Ia menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama yang solid dan dedikasi yang tinggi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di bawah Pemprov Kalsel. Chair menyatakan, "Kami terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan anggaran agar kepercayaan masyarakat dan BPK tetap terjaga." Ia juga menegaskan bahwa pencapaian meraih opini WTP adalah salah satu bukti nyata komitmen Pemprov Kalsel dalam pengelolaan keuangan daerah secara profesional dan bertanggung jawab. Lebih lanjut, Chair menjelaskan bahwa BPKAD Provinsi Kalimantan Selatan memastikan setiap langkah dalam prosedur pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan hingga tahap pelaporan, dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan. Menurut laporan yang diterima, BPK RI menyatakan bahwa Laporan Keuangan Pemprov Kalsel telah sesuai dengan *Standar Akuntansi Pemerintahan* (SAP) dan tidak ditemukan penyimpangan material yang signifikan. Opini WTP yang diraih kali ini merupakan indikator bahwa penggunaan anggaran daerah dilakukan dengan efisien dan sesuai dengan peruntukannya. Chair menambahkan bahwa pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Pemprov Kalsel sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki tata kelola keuangan yang baik dan kredibel. Ia berharap bahwa prestasi WTP yang diperoleh dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengembangan infrastruktur serta program-program lainnya di Kalimantan Selatan. Dengan pencapaian seperti ini, Pemprov Kalsel optimis dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. ANTARA