**Borneonews - Jakarta**, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menekankan pentingnya jalur maritim dan jalur rempah dalam membentuk sejarah serta identitas bangsa Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Ahmad Najib Burhani, Kepala Organisasi Riset Ilmu Sosial dan Humaniora BRIN, yang menjelaskan bahwa rempah-rempah bukan hanya sebatas komoditas perdagangan yang bernilai tinggi, tetapi juga memiliki andil signifikan dalam konteks sosial, budaya, dan keagamaan di dalam masyarakat.
Najib menyatakan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengingatkan pemerintah mengenai signifikansi isu maritim serta jalur rempah di Indonesia dari berbagai perspektif etnis, agama, dan budaya. Ia menambahkan bahwa tidak ada kepastian mengenai kapan rempah-rempah mulai dicari di seluruh dunia, meskipun catatan historis menunjukkan keberadaan rempah yang sudah dikenal sejak zaman kuno.
Mengacu pada buku *The Overseas Chinese of South East Asia: History, Culture, Business* karya Ian Rae dan Morgen Witzel, Najib mengungkapkan bahwa rempah-rempah dari kepulauan Indonesia telah dikenal sejak zaman purba, bahkan disebut dalam catatan sejarah Tiongkok dan Mesir kuno.
Sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan maritim Indonesia, BRIN berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi riset internasional serta publikasi yang berkaitan dengan jalur rempah. Najib mengungkapkan bahwa BRIN telah menyiapkan sebuah publikasi tentang jalur rempah yang rencananya akan diajukan kepada penerbit akademis terkemuka, Springer.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyatakan optimisme bahwa jalur rempah akan dapat ditambahkan ke dalam daftar sementara situs warisan dunia UNESCO. Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan kementerian tersebut, berharap bahwa pada tahun depan, jalur rempah dapat dimasukkan dalam daftar warisan dunia yang diusulkan.
Sejak tahun 2016, pemerintah telah berupaya untuk mendapatkan status Warisan Dunia UNESCO untuk jalur rempah dengan aktif melakukan diskusi untuk melanjutkan usulan tersebut.
ANTARA
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Komentar (0)
Memuat komentar…







