SEMARANG –
**Borneonews - Batang**, Pemerintah Kabupaten Batang, yang terletak di Jawa Tengah, telah melaksanakan sosialisasi tentang pentingnya iklan yang beretika kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengawasan terhadap produk industri rumah tangga dapat dilaksanakan dengan lebih efektif. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Didiet Wisnuhardanto, menjelaskan bahwa selama ini pengawasan terhadap iklan produk UMKM sering kali dilakukan melalui platform media sosial, seperti *Instagram*. Namun, ia menegaskan bahwa pengawasan secara langsung terhadap iklan-iklan tersebut relatif jarang dilakukan, sehingga fokus pemeriksaan masih tertumpu di ranah media sosial. Pengenalan tentang iklan yang beretika ini sangat penting. Tujuannya adalah agar para pelaku usaha mengetahui aspek-aspek yang dilarang dalam beriklan. Dengan demikian, pengawasan terhadap produk yang dihasilkan oleh UMKM diharapkan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan sistematis. Sebagai contoh, Didiet menyebutkan kasus di mana sebuah produk makanan kemasan yang tertera sudah memiliki izin, namun setelah dilakukan pemeriksaan ternyata izinnya belum ada. Dalam kesempatan itu, Didiet, yang didampingi oleh Kepala Seksi Farmasi dan Alat Kesehatan, Dhannia Fitritiara, juga memberikan informasi terkait jumlah pelaku usaha yang terdaftar dalam produk industri rumah tangga. Berdasarkan data, terdapat sebanyak 866 pelaku usaha terdaftar, tetapi yang dapat diawasi hanya sebanyak 97 pelaku usaha. Oleh karena itu, sosialisasi mengenai iklan yang beretika diharapkan dapat membantu menilai kejujuran para pelaku usaha. Bagi pelaku UMKM yang ingin mengajukan izin untuk produk industri rumah tangganya, mereka diharuskan untuk membawa beberapa dokumen penting, seperti kartu tanda penduduk, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan label produk. Setelah semua syarat tersebut dipenuhi, pihak Dinas Kesehatan akan melakukan pemeriksaan terhadap label, cara produksi pangan yang benar, serta infrastruktur produksi yang telah disiapkan. Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan iklan produk UMKM tidak hanya beretika tetapi juga dapat memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi konsumen. ANTARA