MATARAM –
**Borneonews - Lombok Timur**, Kementerian Dalam Negeri telah mengambil keputusan untuk memperpanjang masa jabatan HM Juaini Taofik sebagai Penjabat Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Perpanjangan ini berlaku sejak tanggal 23 September 2023 hingga 26 September 2024. Proses penyerahan Surat Keputusan (SK) perpanjangan jabatan tersebut diadakan di ruang kerja Penjabat Bupati, Kamis (26/9), di mana Kepala Biro Pemerintahan Pemprov NTB, Lalu Hamdi, mewakili Penjabat Gubernur, Hassanudin, yang tidak dapat hadir karena tugas di luar daerah. Lalu Hamdi menegaskan pentingnya penyerahan SK ini tidak ditunda. Ia menjelaskan bahwa perpanjangan jabatan ini telah direncanakan, dan evaluasi akan dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan pelaksanaan tugas yang optimal. Hamdi juga menekankan bahwa perpanjangan tersebut adalah hasil dari prestasi yang telah dicapai oleh Juaini Taofik selama masa jabatannya. Dalam sambutannya, Lalu Hamdi menyampaikan ucapan selamat kepada Juaini Taofik dan berharap agar prestasi-prestasi yang telah diraih dapat ditingkatkan lebih lanjut. Ia juga menyampaikan pesan dari Penjabat Gubernur NTB, agar Juaini Taofik tetap menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah, dan mendukung penyelenggaraan pemilu agar berjalan damai dan sukses. Sementara itu, HM Juaini Taofik menyatakan merasa waktu berjalan cepat selama satu tahun menjabat sebagai Penjabat Bupati Lombok Timur. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemprov NTB dan DPRD Lombok Timur yang telah mengusulkan perpanjangan jabatan ini. Juaini Taofik menegaskan bahwa perpanjangan tersebut sejalan dengan harapan lembaga pemberi mandat, yaitu Kemendagri, yang mengacu pada hasil evaluasi selama masa kepemimpinannya. Meskipun mengakui bahwa belum semua harapan masyarakat terpenuhi, ia menegaskan bahwa administrasi pemerintahan di Lombok Timur berlangsung dengan baik dan dalam kondisi yang kondusif, yang menjadi landasan bagi kelanjutan pembangunan di daerah tersebut. Salah satu prestasi yang signifikan selama masa jabatannya adalah penurunan angka stunting di wilayah itu. Pada awal tahun 2024, angka stunting berhasil ditekan lebih dari 8 persen. Keberhasilan ini tidak hanya diakui di tingkat kabupaten, tetapi juga mendapatkan penghargaan sebagai tim percepatan penanganan stunting terbaik di tingkat provinsi. Desa-desa di Lombok Timur aktif berkontribusi dalam upaya mengurangi angka stunting, seperti Desa Stanggor Selatan yang berhasil meraih predikat sebagai desa terbaik kedua dalam penanganan stunting di tingkat nasional. Juaini Taofik mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi tersebut. Selain itu, pengendalian inflasi juga menjadi capaian penting, di mana Lombok Timur termasuk dalam 10 besar kabupaten dengan Indeks Perkembangan Harga (*IPH*) terendah di Indonesia pada bulan September 2024. "Inisiatif kolaboratif dalam menjaga inflasi telah menghasilkan *IPH* yang kompetitif," ucapnya. Salah satu program yang diluncurkan untuk pengendalian inflasi adalah Silaturahmi untuk Lombok Timur Berkemajuan (SULTAN), yang melibatkan pemantauan harga bahan pokok secara rutin. Di bidang kesehatan, Lombok Timur telah berhasil meraih status Kabupaten Universal Health Coverage (*UHC*) dengan tingkat kepesertaan BPJS mencapai 99,56 persen. Keberhasilan ini didukung oleh pendanaan dari Pemerintah Pusat dan Pemda. Pembangunan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus utama pemerintahan Juaini Taofik. Pemerintah daerah aktif mengirim dokter umum untuk pendidikan lebih lanjut sebagai dokter spesialis demi meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, pembangunan Mall Pelayanan Publik (*MPP*) telah menjadi inovasi penting dalam mempermudah akses masyarakat terhadap administrasi. Inisiatif ini bertujuan mendekatkan layanan publik kepada masyarakat, serta mempercepat proses perizinan. Meskipun telah meraih berbagai pencapaian, Juaini Taofik menyadari tantangan di depan masih banyak. Ia berkomitmen untuk terus berinovasi dan menciptakan kolaborasi demi kemajuan Lombok Timur di masa yang akan datang. Ia juga berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam setiap program pemerintah, sehingga tercipta sinergi yang harmonis. Selain itu, dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi sangat diperlukan untuk mewujudkan visi pembangunan daerah. Pj Bupati mengapresiasi kerjasama yang telah terjalin dan berharap kolaborasi ini dapat berlanjut dengan baik. ANTARA