SURABAYA –
**Borneonews - Bangkalan**, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, telah melaksanakan pelatihan untuk ratusan guru Sekolah Dasar (SD) mengenai teknik pemelajaran inovatif yang memanfaatkan teknologi *Artificial Intelligence (AI)*. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para pendidik dalam menghadapi tantangan teknologi yang semakin berkembang. Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Kabupaten Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, menjelaskan bahwa penerapan teknologi AI dalam pendidikan sangat penting. Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi peserta didik dalam mendapatkan manfaat dari kemajuan teknologi yang ada. Yusri menyampaikan bahwa meskipun perkembangan teknologi, termasuk AI, menimbulkan tantangan, jika diterapkan dengan benar, teknologi ini bisa menjadi aset berharga. AI memiliki potensi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan menarik bagi siswa. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang AI menjadi kunci bagi para guru untuk memaksimalkan potensi inovasi ini dalam pendidikan. Dia juga menjelaskan sejumlah keuntungan penggunaan teknologi AI dalam proses belajar mengajar. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh pendidik meliputi peningkatan interaktivitas dalam pembelajaran, percepatan proses belajar, efisiensi waktu, serta dukungan dalam memahami konsep-konsep yang kompleks dan penilaian terhadap pemahaman siswa. Dengan memanfaatkan teknologi AI, pembelajaran dapat menjadi lebih interaktif. Misalnya, mediante *chatbot*, *game* edukasi, dan simulasi, pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Di samping itu, AI juga mampu mempercepat proses belajar dengan personalisasi pengalaman pendidikan serta secara cepat memproduksi dan memperbarui materi pendidikan. Hal ini akan mengurangi beban kerja para pendidik dengan tugas-tugas yang bersifat repetitif. Selain itu, AI juga berfungsi untuk membantu siswa memahami konsep-konsep yang sulit melalui simulasi dan visualisasi. Alat ini juga mampu mempercepat dan meningkatkan akurasi dalam mengevaluasi pemahaman siswa. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, pelatihan bagi guru SD di Kabupaten Bangkalan diadakan dengan fokus pada pemanfaatan teknologi AI. Tercatat, jumlah guru Sekolah Dasar Negeri di daerah tersebut mencapai 4.092 orang, yang tersebar di 680 lembaga pendidikan di 18 kecamatan. Dari total tersebut, sebanyak 940 guru telah mengikuti pelatihan mengenai pemanfaatan teknologi AI, sementara 3.152 guru lainnya belum berkesempatan dan masih menunggu jadwal pelatihan selanjutnya. ANTARA