MATARAM –
**Borneonews - Mataram**, Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Nusa Tenggara Barat, Kombes Pol. Suprayitno, telah mengeluarkan instruksi tegas kepada semua personel kepolisian untuk mencegah berbagai jenis kegiatan kampanye politik selama perhelatan MotoGP 2024 yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika. Menurut Suprayitno, acara MotoGP semestinya dipandang sebagai ajang olahraga dan hiburan, tanpa melibatkan kepentingan politik. Melalui sebuah keterangannya, ia menegaskan bahwa kehadiran acara ini harus fokus pada tujuan utamanya sebagai kompetisi balap motor, bukan sebagai sarana politik. Kombes Pol. Suprayitno meminta untuk melakukan pemeriksaan ketat bagi penonton serta pengunjung lainnya yang akan menghadiri berbagai acara pendukung, seperti pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta konser musik. Ia menekankan pentingnya menjaga kenyamanan dan keamanan peserta acara. "Petugas yang bertugas di pintu masuk diperintahkan untuk menyaring setiap atribut atau spanduk yang berhubungan dengan kampanye. Semua barang tersebut harus dihalau agar tidak berada di area tribun penonton," ungkapnya. Penegasan ini disampaikan dalam apel gelar pasukan keamanan MotoGP 2024 yang diadakan di halaman parkir Sirkuit Mandalika. Dalam kesempatan itu, Suprayitno juga didampingi oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Raden Umar Faroq serta pejabat lainnya dari Polda NTB untuk memeriksa kesiapan personel yang akan bertugas di berbagai titik, termasuk di pintu masuk sirkuit dan pos-pos penjagaan strategis. Ajang balap motor bergengsi ini dijadwalkan akan berlangsung pada 27 hingga 29 September 2024. Kedua pemimpin negara, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Presiden terpilih Prabowo Subianto, dilaporkan akan hadir untuk menyaksikan balapan tersebut pada hari terakhir acara. ANTARA