KUPANG –
**Borneonews - Labuan Bajo**, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa sejumlah wilayah di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang yang disertai petir dan angin kencang pada tanggal 26 hingga 27 September 2024. Kepala Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai menjelaskan bahwa meskipun saat ini NTT masih berada dalam musim kemarau, kondisi cuaca yang netral diprediksi akan bertransisi menjadi fase *La Niña* yang lemah dalam beberapa minggu mendatang. Penjelasan ini disampaikan dalam sebuah wawancara yang dilakukan dari Labuan Bajo pada hari Kamis. Prakiraan cuaca ini berdasarkan pada peringatan dini yang diterbitkan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, yang mencakup periode 26 hingga 28 September 2024. Selain itu, ia juga menambahkan bahwa gelombang *Equatorial Rossby* telah kembali aktif di wilayah NTT. Aktivitas gelombang ini berdampak pada meningkatnya pembentukan awan hujan di beberapa lokasi di NTT. Kepala Stasiun tersebut juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan angin kencang yang akan terjadi di beberapa daerah NTT, terutama yang berada dalam kondisi kering selama musim kemarau. Hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan gradien tekanan yang cukup signifikan antara wilayah Australia dan sekitarnya, yang berpotensi memperparah risiko kebakaran hutan dan lahan di NTT. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang dapat timbul. Ia mengharapkan agar masyarakat dapat terus memperbarui informasi terkait cuaca dan waspada terhadap peringatan dini yang diberikan oleh BMKG. ANTARA