JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon wakil gubernur DKI Jakarta pada pemilihan kepala daerah 2024, Rano Karno, yang akrab disapa Bang Doel, mengungkapkan komitmennya untuk mengembalikan fungsi trotoar di wilayah Cikini, Jakarta Pusat. Ia menyatakan bahwa trotoar seharusnya berperan sebagai fasilitas yang mendukung kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pejalan kaki. Rano mengamati bahwa di kawasan Taman Ismail Marzuki, meskipun trotoar memiliki ukuran yang besar, justru jalan di sekitarnya menjadi sempit. Hal ini membuat banyak pengguna jalan mengabaikan trotoar, yang saat ini sering dialihfungsikan sebagai tempat parkir motor dan lokasi berjualan bagi pedagang kaki lima. Dalam sebuah dialog yang berlangsung dengan Forum Purna Pejabat Pemprov DKI di Jakarta Selatan, Rano menegaskan pentingnya memperluas akses jalan dan trotoar. Ia berencana mengambil langkah untuk memperlebar trotoar dan jalan jika terpilih pada pemilu mendatang. "Intinya adalah kita akan memperbesar jalan dan trotoar, karena itu adalah pilihan yang harus kita ambil," ungkapnya. Penting untuk dicatat bahwa penyalahgunaan fungsi trotoar merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam regulasi tersebut, diatur bahwa pengemudi kendaraan bermotor wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pengguna sepeda. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga juga telah merencanakan revitalisasi trotoar pada tahun 2024 di berbagai jalan arteri, jalan kolektor, serta jalan lingkungan. Beberapa lokasi yang menjadi fokus revitalisasi meliputi Jalan Taman Jatibaru di Gambir, yang akan diperpanjang sepanjang ± 468 meter, dan Jalan Raya Duri Kosambi di Cengkareng sepanjang ± 570 meter. Selain itu, Jalan H.R. Rasuna Said di Setiabudi juga akan mengalami perbaikan, dengan panjang sekitar ± 3.920 meter, serta Jalan Letjen M.T. Haryono di Tebet sepanjang ± 3.275 meter. Suku Dinas di lima Kota Administrasi Jakarta Pusat juga akan menyasar sejumlah jalan seperti Jalan Teluk Betung di Tanah Abang dan Jalan HOS. Cokroaminoto di Menteng untuk revitalisasi trotoar yang berukuran masing-masing ± 300 meter dan ± 380 meter. Revitalisasi juga akan dilakukan di Jakarta Utara, Timur, Barat, serta Selatan, termasuk Jalan Kapuk Kamal Raya di Penjaringan dan Jalan Wijaya 1 di Kebayoran Baru, yang memiliki panjang masing-masing ± 1.000 meter dan ± 900 meter untuk dua sisi. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan trotoar di Jakarta dapat kembali berfungsi secara optimal demi kenyamanan dan keselamatan para pejalan kaki. ANTARA