BENGKULU –
**Borneonews - Bengkulu**, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di kalangan aparatur desa. Upaya ini dilakukan melalui pelatihan yang dirancang untuk mendukung proses pembangunan yang berkelanjutan. Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Bidang Perekonomian, Raden Ahmad Denny, menjelaskan bahwa program pelatihan ini merupakan bagian dari strategi Pemprov untuk melibatkan seluruh elemen aparatur pemerintahan, mulai dari tingkat pusat hingga desa. "Pelatihan ini diperlukan untuk mendorong pembangunan nasional dengan tujuan menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera, serta fokus pada pembangunan manusia secara menyeluruh," ungkap Denny dalam acara pelatihan yang berlangsung di Bengkulu. Denny menekankan pentingnya peran desa dalam mencapai tujuan pembangunan tersebut. Dia menyebutkan bahwa pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa merupakan salah satu upaya efektif dalam mengelola dana desa. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para aparatur desa mampu merancang dan melaksanakan program-program yang lebih terarah dan efisien. Peningkatan kapasitas SDM aparatur desa menjadi fokus utama pemerintah daerah. Hal ini bertujuan agar organisasi masyarakat desa dapat berfungsi secara optimal. Dengan ketersediaan SDM yang berkualitas, pengelolaan dana desa diharapkan akan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Denny juga menekankan pentingnya pemilihan tim pelaksana yang berdedikasi dan bertanggung jawab. "Dengan memilih tim yang tepat, Dana Desa tidak hanya akan bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan ekonomi lokal," tambahnya. Para perangkat desa dilatih untuk mengelola administrasi desa secara lebih baik dan efisien. Mereka dibekali pengetahuan mengenai perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan lokal, serta pengelolaan Dana Desa yang selaras dengan program pembangunan yang telah ditetapkan. Salah satu peserta pelatihan, Didi, yang merupakan perangkat Desa Padang Petron di Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, mengungkapkan bahwa program pelatihan ini sangat bermanfaat. "Pelatihan ini membantu kami dalam merencanakan program pembangunan desa yang lebih sesuai dengan potensi yang ada serta mendekatkan aparatur desa kepada masyarakat," ujarnya. Didi juga menegaskan pentingnya memastikan bahwa anggaran pendapatan dan belanja desa sejalan dengan rencana pembangunan yang telah disusun oleh pemerintah desa. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya akan meningkatkan kemampuan aparatur desa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah tersebut. ANTARA