MAKASSAR –
**Borneonews - Mamuju**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mamuju mengadakan pertemuan untuk memperkuat kerja sama dalam penanggulangan bencana. Pertemuan ini berlangsung dalam rangka meningkatkan kolaborasi antar instansi dalam menghadapi situasi darurat serta bencana yang mungkin terjadi di daerah tersebut. Husain Mansyur, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sulbar, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi antara BPBD dan TNI AL. Diskusi yang dilakukan membahas berbagai aspek penting dari penanggulangan bencana, dengan fokus pada pengenalan alat-alat yang digunakan dalam proses tersebut. Salah satu poin penting yang dibahas adalah pemaparan mengenai peralatan yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut. Tim dari Lanal Mamuju memberikan penjelasan mengenai alat-alat yang tersedia dan dapat dimanfaatkan dalam operasi penanggulangan bencana. Menurut Husain, pertemuan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan BPBD mengenai alat-alat tersebut. Melalui pertukaran informasi yang terjadi dalam pertemuan ini, BPBD diharapkan bisa meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuannya dalam mengatasi beragam jenis bencana. Husain berharap bahwa sinergi yang terjalin antara BPBD Sulbar dan TNI AL akan sangat efektif dalam menangani situasi darurat. Arnidah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulbar, menambahkan bahwa pengenalan alat-alat penanggulangan bencana dari TNI AL memberikan wawasan baru tentang potensi kolaborasi yang dapat dilakukan. Khususnya dalam aspek logistik dan penanganan darurat, pertukaran informasi serta pengalaman dengan TNI AL sangatlah bernilai bagi BPBD. Muhammad Yasir Fattah, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif Lanal Mamuju dalam mengadakan pertemuan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kerja sama antara BPBD dan TNI AL dalam upaya penanggulangan bencana secara efisien dan efektif di wilayah Sulbar. Diakhiri dengan harapannya, Yasir Fattah menyatakan keinginan untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana di wilayah ini dan meningkatkan koordinasi antar instansi terkait pada situasi darurat yang mungkin terjadi di masa depan. ANTARA