MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pada wilayah Sumatera Utara telah mengalami peningkatan, mencapai angka Rp3.218 per kilogram. Sebelumnya, harga TBS tersebut tercatat hanya Rp3.158 per kilogram. Menurut Dewiana, seorang analis pasar dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumatera Utara yang berbasis di Medan, perubahan harga TBS, *Crude Palm Oil* (CPO), serta inti sawit atau *kernel* akan terus mengalami fluktuasi. Hal ini disebabkan oleh keterkaitan antara berbagai harga, di mana kenaikan harga TBS cenderung berdampak pada kenaikan harga CPO dan produk lainnya. Dewiana menyatakan bahwa penentuan harga ini ditentukan dari harga yang diperoleh melalui Pusat Pemasaran Kelapa Sawit Perkebunan Nusantara (KPBN) serta informasi yang didapat dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi harga sawit, antara lain kondisi cuaca, tingkat permintaan, serta volume produksi dari pabrik. Kenaikan atau penurunan harga tidak hanya melibatkan petani sawit, melainkan juga berbagai pemangku kepentingan lainnya, mulai dari perusahaan besar hingga konsumen akhir. Selain itu, faktor cuaca dapat berkontribusi dalam perubahan harga. Dewiana juga menjelaskan bahwa fluktuasi permintaan, yang dapat bervariasi, berperan signifikan dalam stabilitas harga. Permintaan yang meningkat maupun menurun akan mempengaruhi ketersediaan produk, dan ini dapat menyebabkan harga terkadang mengalami kenaikan atau sebaliknya, penurunan. ANTARA