BANTEN –
**Borneonews - Kota Tangerang**, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di Kota Tangerang, Banten, menginformasikan bahwa petani di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, yang menerima bantuan dari pemerintah setempat, telah berhasil melakukan panen cabai merah keriting dengan total berat mencapai 1,12 kuintal. Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun, menyampaikan bahwa petani yang berhasil panen ini merupakan salah satu dari 15 petani yang mendapatkan bantuan serta pembinaan langsung dari lembaganya. Hal ini diakui sebagai bagian dari upaya dalam pengendalian inflasi di wilayah tersebut. Muhdorun menjelaskan, peningkatan produktivitas petani, terutama dalam penyediaan bahan pangan, sangat berpengaruh terhadap laju inflasi yang terjadi di Kota Tangerang. Melalui pembinaan yang diberikan, Pemkot Tangerang berusaha menanggulangi inflasi serta memastikan ketersediaan pangan yang semakin tinggi di kawasan ini. Hasil panen yang diperoleh diharapkan akan membantu menurunkan angka inflasi dan sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan yang selama ini lebih banyak berasal dari luar Kota Tangerang maupun Provinsi Banten. "Hasil panen ini nantinya akan dipasarkan di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Setelah itu, petani tersebut akan kembali mendapatkan monitoring, pendampingan, dan penyuluhan, termasuk juga fasilitasi dalam hal sarana pertanian seperti penyediaan benih dan pupuk," tambahnya. Selain itu, DKP Kota Tangerang juga mencatat bahwa selama semester I tahun 2024, para petani telah berhasil memproduksi padi dengan total 750 ton. Meski dengan keterbatasan lahan pertanian yang hanya mencapai 104 hektare di berbagai wilayah Kota Tangerang, pemerintah setempat bertekad untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian secara maksimal dalam situasi yang ada. ANTARA