BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kendati saat ini sudah memasuki musim kemarau dan cuaca Kabupeten Kapuas dalam beberapa bulan terahir ini cukup ekstrim, namun belum terpantau hotspot (titik panas), apalagi titik api.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Kapuas Nor Alamsyah mengatakan, hingga saat ini belum terpantau adanya titik panas atau titik api.


"Sampai saat ini belum ada titik hospot di sejumlah kawasan titik rawan karhutla dan  panas yang kita alami saat ini adalahh panas basah," jelas Nor Alamsyah. di kantornya, Rabu (10/8/2016).

 

Namun demikian, lanjut Nor Alamsyah, pihak BPBD Kabupaten Kapuas sudah melakukan antisipasi menghadapi musim kemarau saat ini. Seperti menindaklanjuti Surat Gubernur Kalimantan Tengah perihal Pembentukan Posko Siaga Kebakaran Hutan, Lahan dan Kebun.

 

"Nantinya kita akan mengirimkan surat yang ditandatangani Bupati Kapuas kepada seluruh camat se Kabupaten Kapuas, yang isinya ada beberapa hal penting yang perlu ditindaklanjuti oleh pihak kecamatan, kelurahan dan desa sebagai bagian dari tindakan antisipasi kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan, lahan dan kebun,"ungkapnya

 

Ia menambahkan, kecamatan, kelurahan dan desa diperintahkan mengaktifkan kembali posko lapang yang ada di kecamatan, dan posko pantau yang ada di kelurahan dan desa. Apabila saat ini posko pantau di tingkat keluharan dan desa belum dibentuk, maka diminta segera dibentuk.

 

"Selain itu para  camat agar selalu memantau daerah-daerah yang selama ini menjadi lokasi kebakaran dan selalu memantau pada batas wilayah kecamatan, kelurahan dan desa yang berbatas langsung dengan kabupaten tetangga," imbuhnya.


Ia berharap, apabila terjadi kebakaran hutan, lahan dan kebun agar semua personil pemadam, para relawan dan masyarakat diberdayakan untuk selalu bergontong royong memadamkan api pada saat masih kecil dan jangan menunggu api membesar.


Di samping itu selalu memantau titik api dan ketersediaan sumber air dan menunjuk jalan yang memudahkan petugas pemadam menuju lokasi yang terbakar.


"Diminta agar masyarat lebih meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan terhadap titik api,apabila ada segera di lakukan pencegahan lebih dini sebelum api membesar," pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/m)