JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Polres Keerom di Papua mengeluarkan permintaan kepada para pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati, serta kepada seluruh pendukungnya, agar tidak melakukan kampanye yang melibatkan konsumsi minuman beralkohol. Langkah ini diambil untuk menjaga suasana aman dan kondusif selama proses kampanye. Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer, dalam sebuah siaran pers menjelaskan bahwa tahapan kampanye merupakan fase yang sangat penting. Fase ini memiliki potensi untuk menyebabkan konflik di antara para pendukung paslon jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam praktik merugikan seperti menyebarkan informasi *hoaks* atau ujaran kebencian. Aer juga menekankan bahwa setelah deklarasi kampanye damai yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Keerom, diharapkan semua pihak dapat berkomitmen untuk menciptakan pelaksanaan pilkada yang damai di wilayah tersebut. Ia berharap, seluruh masyarakat berperan aktif dalam memelihara keamanan dan kenyamanan di Kabupaten Keerom agar pilkada bisa berlangsung lancar. Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Keerom, Melianus Gobay, mengajak semua pemangku kepentingan, termasuk tokoh agama dan masyarakat, untuk berkomitmen dalam mewujudkan pilkada yang damai di daerah ini. Gobay menyatakan harapannya agar pilkada di Kabupaten Keerom berlangsung dengan aman dan damai. Ia mengimbau semua elemen masyarakat agar bersama-sama bersepakat untuk mewujudkan suasana yang kondusif selama tahapan pemilihan. KPU Kabupaten Keerom sendiri telah melaksanakan deklarasi kampanye damai pada hari Selasa (24/9), yang menjadi momentum penting bagi semua pihak, termasuk KPU, Bawaslu, pemerintah daerah, serta instansi TNI/Polri. Ini menjadi langkah awal untuk memastikan pelaksanaan pilkada yang damai dan harmonis di Kabupaten Keerom. ANTARA