PALANGKARAYA –
**Borneonews - Palangka Raya**, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) telah menyiapkan 998 personel untuk memastikan keamanan selama pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dijadwalkan berlangsung tahun 2024. Penetapan tersebut merupakan langkah strategis yang diambil untuk menjaga kelancaran serta keamanan dalam setiap tahap kampanye. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Manaji, menyatakan bahwa pengamanan tersebut berlandaskan pada surat perintah yang diterbitkan oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Djoko Poerwanto. Dalam keterangannya, Erlan menekankan pentingnya menjaga agar semua tahapan kampanye dapat berjalan tanpa adanya hambatan. Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024, masa kampanye akan berlangsung mulai tanggal 25 September 2023 hingga 23 November 2024. Dalam konteks ini, Polda Kalteng menunjukkan komitmen tinggi untuk mendukung proses demokrasi di daerah, terutama saat kampanye, yang memiliki potensi kerawanan lebih dibandingkan dengan tahap pendaftaran, verifikasi, dan penetapan calon. Erlan mengungkapkan harapannya agar dengan pengamanan yang solid, Pilkada 2024 di Kalteng dapat berlangsung aman dan nyaman. Dia juga menambahkan bahwa personel keamanan akan terus memantau dan bergerak aktif untuk mengawasi kegiatan kampanye, meskipun saat ini belum ada calon yang melaksanakan kampanye secara terbuka. Lebih lanjut, Erlan berharap pilkada kali ini dapat berlangsung tanpa gangguan, sehingga masyarakat bisa memilih pemimpin yang sesuai harapan dan mampu menjalankan amanah mereka. Dari hasil pemantauan di lapangan, terlihat bahwa personel Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya gencar melakukan patroli, baik pada siang maupun malam hari, di kawasan-kawasan yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah ini diambil untuk memastikan setiap sudut wilayah Kalteng tetap aman selama periode kampanye yang sedang berlangsung. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam Pilkada tanpa rasa khawatir akan situasi keamanan. ANTARA