MANOKWARI –
**Borneonews - Manokwari**, DPR Papua Barat optimis bahwa Universitas Papua (Unipa) perlu mewujudkan rencana transformasinya menjadi badan layanan umum (BLU). Harapan ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Otonomi Khusus, George Karel Dedaida, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara semua elemen civitas akademika untuk mewujudkan rencana tersebut yang telah tertunda sejak tahun 2015. Dedaida menegaskan, "Langkah-langkah nyata dan inovasi yang segar sangat diperlukan agar rencana transformasi ke BLU dapat direalisasikan." Ia juga menyoroti perlunya rektor terpilih, Doktor Hugo Warami, untuk memperkuat jaringan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, legislatif, alumni, dan mitra lain, demi mendukung pengembangan Unipa di masa mendatang. DPR Papua Barat berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada rektor yang terpilih dalam menyelesaikan isu-isu yang menjadi penghambat bagi Unipa dalam mencapai status BLU. Hal ini diharapkan dapat menjadikan Unipa lebih mandiri di masa depan. "Unipa seharusnya menjadi pusat pendidikan tinggi di Tanah Papua," tambahnya. Menyusuri lebih lanjut mengenai isu ini, Rektor Unipa untuk periode 2024-2028, Doktor Hugo Warami, menjelaskan bahwa pengembangan perguruan tinggi negeri akan menjadi lebih mandiri setelah beralih status menjadi BLU, tanpa harus bergantung penuh pada dana dari Pemerintah Pusat. Ia menjelaskan bahwa untuk memenuhi syarat menjadi BLU, Unipa harus memiliki kinerja keuangan yang baik serta pengelolaan sumber daya yang efisien dan transparan, dan tentunya terakreditasi dengan baik. Dalam proses transisi ini, Hugo menekankan pentingnya evaluasi dari langkah-langkah yang telah dilalui untuk mengetahui syarat-syarat yang sudah dipenuhi dan yang perlu diperbaiki. Ia juga menjelaskan bahwa Unipa memiliki sejumlah aset yang dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan ketika statusnya berubah menjadi BLU. Beberapa aset itu termasuk taman ternak, hutan pendidikan, dan perkebunan yang terletak di berbagai lokasi. "Jika semua potensi ini bisa dikelola dengan optimal, tentu akan ada pendapatan yang dapat digunakan untuk mendanai operasional Unipa," ujar Hugo. Selain itu, pengembangan aset-aset tersebut perlu didukung dengan kemampuan sumber daya manusia yang memadai agar proses transformasi menuju BLU dapat memberikan dampak yang maksimal. ANTARA