**Borneonews - Sigi,** Pemerintah Kabupaten Sigi yang terletak di Sulawesi Tengah sedang aktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memastikan bahwa semua masyarakat Sigi terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (*DTKS*).
Bupati Sigi, Mohamad Irwan Lapatta, mengemukakan bahwa pentingnya untuk memiliki layanan kesehatan yang optimal dan terintegrasi antara Puskesmas dan rumah sakit merupakan prioritas. Dalam hal ini, akurasi data *DTKS* menjadi kunci agar masyarakat dapat menerima layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Sigi telah melakukan evaluasi secara rutin setiap bulan. Upaya ini bertujuan untuk memperbaharui *DTKS*, sehingga bantuan pemerintah dapat disalurkan dengan tepat sasaran. Irwan menjelaskan, "Sistem kami sudah memiliki Standar Operasional Prosedur (*SOP*) terkait *DTKS* dalam pelayanan kesehatan. Dengan demikian, masyarakat yang ingin berobat hanya perlu menunjukkan KTP elektronik mereka untuk memastikan apakah mereka terdaftar dalam *DTKS*."
Diharapkan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan perangkat desa dapat berkontribusi dalam mencapai sasaran program kesehatan di Kabupaten Sigi. Saat ini, Pemkab juga mengimplementasikan program Masagena yang berbasis *DTKS*.
Irwan menyatakan, "Kami berkomitmen untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat berdasarkan data yang sinkron dengan nomor induk kependudukan (*NIK*)." Ia menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu membawa kartu Masagena, cukup dengan menunjukkan KTP untuk mengakses informasi mengenai status kepesertaan dalam jaminan sosial.
Di masa depan, diharapkan masyarakat dapat menikmati pelayanan kesehatan dan bantuan sosial yang lebih mudah dari pemerintah daerah. Irwan berharap program penting ini dapat berlanjut dan diteruskan oleh pemimpin daerah berikutnya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
ANTARA
Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Sigi Melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Komentar (0)
Memuat komentar…







