PALEMBANG –
**Borneonews - Palembang**, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan mengajak para pecandu narkoba untuk berpartisipasi dalam program rehabilitasi yang dirancang untuk membantu mereka melepaskan diri dari ketergantungan pada zat-zat terlarang. Kepala BNN Sumsel, Brigadir Jenderal Polisi Tri Julianto, mengungkapkan bahwa individu yang dengan kesadaran sendiri mengunjungi BNN, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dan meminta rehabilitasi akan mendapatkan fasilitas tanpa proses hukum yang menyertainya. Dalam beberapa tahun terakhir, BNN Sumsel telah berhasil memfasilitasi rehabilitasi bagi ribuan pecandu narkoba dari berbagai wilayah di provinsi ini. Menurut Tri Julianto, sekitar 80 persen dari mereka yang menjalani rehabilitasi berhasil pulih dan kembali produktif, sementara sisanya mungkin tidak mendapatkan hasil yang sama. Dia juga mengimbau kepada pecandu narkoba serta keluarga mereka yang terpengaruh oleh ketergantungan ini untuk memanfaatkan program rehabilitasi yang ditawarkan oleh BNN. Bagi mereka yang ingin atau merasa perlu untuk berjuang melewati masa ketergantungan, BNN menyediakan dukungan dan perawatan yang dibutuhkan melalui petugas di setiap kabupaten dan kota. Tri Julianto menjelaskan bahwa orang yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba seharusnya dipandang sebagai korban yang memerlukan bantuan. “Bagi mereka yang ingin berjuang keluar dari ketergantungan narkoba, kami siap menjalankan proses rehabilitasi yang dapat dilakukan tanpa biaya, setelah dilakukan analisa oleh dokter, konsultan, dan psikolog,” tuturnya. Pecandu yang memiliki niat baik serta berkeinginan untuk kembali normal akan difasilitasi menjalani proses rehabilitasi tanpa adanya ancaman hukum. Namun, dia menegaskan bahwa terdapat konsekuensi hukum bagi mereka yang tertangkap oleh petugas saat operasi pemberantasan dan pencegahan narkoba. Dengan demikian, BNN berharap agar individu yang membutuhkan bantuan tidak ragu untuk melangkah maju dan menghubungi lembaga ini, demi memperoleh dukungan yang tepat dan meraih kesembuhan dari ketergantungan narkoba. ANTARA