**Borneonews - Serang**, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten telah mengungkapkan bahwa inflasi di wilayah tersebut mencapai angka 2,45 persen hingga bulan Agustus 2024. Angka ini menjadikan Banten sebagai daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Pulau Jawa.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Ameriza M Moesa, menegaskan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi inflasi, melalui evaluasi berkala serta penyusunan program untuk pengendalian inflasi di masa mendatang. Dalam sebuah kegiatan capacity building yang melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) seluruh Banten, yang diadakan di Provinsi Jawa Tengah, ia menyampaikan harapannya untuk menurunkan tingkat inflasi ke level sasaran, yaitu 2 persen. Menurutnya, pencapaian ini merupakan tantangan yang perlu dihadapi untuk menjamin stabilitas inflasi di daerah.
Sebagai upaya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi, tim TPID Provinsi Banten melakukan kunjungan belajar ke Jawa Tengah. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dari TPID Jawa Tengah, yang diakui sebagai yang terbaik di Pulau Jawa pada tahun 2023. Ameriza menambahkan, setelah kunjungan tersebut, diharapkan TPID Banten mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk menanggulangi inflasi di provinsi mereka. Kegiatan ini masuk dalam kerangka program jangka pendek tanpa memanjang ke rencana lainnya.
Ia juga menekankan bahwa pengendalian inflasi harus menjadi konsentrasi utama serta tanggung jawab bersama, agar angka inflasi di Banten bisa mencapai rata-rata dan bahkan lebih rendah dari angka nasional. "Kami sudah sangat senang jika bisa mencapai angka inflasi 2 persen," ungkapnya. Oleh karena itu, studi banding ke Jawa Tengah yang telah menerima penghargaan terkait pengendalian inflasi ini menjadi sangat penting.
Di sisi lain, Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Gunawan Wicaksono, mengapresiasi kunjungan dari BI Banten yang berlangsung di Kota Semarang. Ia menandaskan bahwa kolaborasi ini penting untuk saling belajar mengenai pengendalian inflasi dan pengembangan sektor pertanian, khususnya penanaman bawang. "Kami menyambut baik kunjungan ini. Kami juga belajar dari Banten, yang merupakan daerah yang lebih maju," ujarnya.
Kedua pihak berharap kolaborasi ini akan membawa manfaat bagi masyarakat dan kelangsungan ekonomi di masing-masing provinsi.
ANTARA
Inflasi Banten Tertinggi di Pulau Jawa, BI Dorong Kolaborasi TPID
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Komentar (0)
Memuat komentar…







