BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Deteksi dini, salah satu cara paling ampuh mencegah penyakit kanker memasuki stadium lanjut, termasuk kanker serviks (leher rahim) dan kanker payudara. 

"Jangan menunggu keluhan, deteksi kanker servik dan payudara sekarang juga," ucap penanggungjawab teknis Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Miko, di sela seminar nasional pencegahan kanker serviks dan payudara oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI di aula kantor Kecamatan Kumai. Selasa (9/8/2016).

Lanjut Miko, untuk mendeteksi dini kanker mulut rahim dapat dilakukan dengan cara inspeksi visual asam asetat. Untuk memudahkan masyarakat, kami sebut aktifitas itu dengan ingat vagina anda (IVA). "Kita memudahkan masyarakat dengan menyebutnya IVA atau ingat vagina anda," ujarnya. 

Sedangkan untuk kanker payudara, dapat dilakukan dengan memeriksa payudara sendiri atau sadari dan pemeriksaan payudara oleh tenaga medis atau sadanis. Dia mengatakan, kanker payudara dan kanker serviks dapat dicegah secara primer dengan tidak kawin pada usia muda dan tidak merokok.

"Lalu bagaimana sosial ekonominya membaik. Kemudian anaknya tidak banyak. Cukup vitamin A dan vitamin C," ujarnya. 

Pemeriksaanya, kata Miko, hanya menggunakan panca indera dari pemeriksa. Dari mata kemudian perabaan. Jadi sarananya itu sangat bisa. Tinggal dilakukan pelatihannya.

Salah satu cara mudah mendeteksi kanker payudara, terang Miko, berdiri lurus di depan cermin dengan bahu lurus dan tangan di pinggul. Perhatikan apakah ada yang aneh dengan payudara anda atau tidak.

"Jika ada yang aneh, segera periksa ke dokter," pintanya.

Metode Deteksi  Kanker Serviks

Sebelum dilakukan pemeriksaan, pasien akan mendapatkan penjelasan mengenai prosedur yang akan dijalankan. Perlu diingat bahwa privasi dan kenyamanan pasien sangatlah penting dalam pemeriksaan ini.

Pasien dibaringkan dengan posisi dengkul ditekuk dan kaki melebar. Vagina akan dilihat secara visual dengan bantuan pencahayaan yang cukup untuk mendeteksi apakah ada kelainan.

Cocor bebek (spekulum) akan dibasuh dengan air hangat dan dimasukkan ke vagina pasien secara tertutup, lalu dibuka untuk melihat serviks.

Bila terdapat banyak cairan di serviks tersebut, maka digunakan kapas steril basah untuk menyerapnya dengan menggunakan kapas (pipet), larutan asam asetat 3-5% diteteskan ke serviks. 

Dalam waktu kurang lebih 1 menit, reaksi pada serviks sudah dapat dilihat. Bila warna serviks berubah menjadi keputih-putihan, kemungkinan positif terdapat kanker. 

Asam asetat ini berfungsi menimbulkan dehidrasi sel yang membuat penggumpalan protein, sehingga sel kanker yang berkepadatan protein tinggi berubah warna menjadi putih. Namun, bila tidak didapatkan warna keputih-putihan kemungkinan hasilnya negatif.

Cara Memeriksa Payudara

Angkat lengan Anda dan kemudian lihatlah puting payudara Anda. Apakah bentuknya tidak wajar atau mengalami perubahan warna yang aneh.

Masih dengan posisi yang sama, rabalah payudara Anda mulai dari puting hingga ke area di dekat ketiak. Apakah Anda merasakan ada benjolan atau tidak. Apabila benjolan tersebut keras dan menyakitkan, ada baiknya segera periksakan ke dokter.

Ada cara yang lain selain menggunakan cara di atas, yaitu berbaringlah dan kemudian miring ke samping kanan atau samping kiri. Perhatikan apakah kedua payudara Anda ikut 'jatuh' atau tidak. Apabila payudara tersebut terlalu jatuh, maka Anda patut untuk waspada.

Sadari merupakan cara termudah untuk mengenali tanda-tanda kanker payudara. Perhatikan dengan jelas setiap perubahan bentuk, warna, dan rasa sakit yang ada di kedua payudara Anda. Apabila Anda merasa ada yang tidak wajar, segera periksakanlah menuju dokter. (FAHRUDDIN FITRIYA/N).