MAKASSAR –
**Borneonews - Mamuju**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat berusaha membangun sinergi guna menyelesaikan berbagai isu kerakyatan yang dihadapi, khususnya terkait pembangunan daerah. Pada acara pelantikan 45 anggota DPRD Sulawesi Barat yang berlangsung di Mamuju, Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemprov dan DPRD. Ia menyatakan bahwa kerjasama ini diperlukan untuk menangani isu-isu yang bersifat lokal, sehingga dapat mempercepat penyelesaian masalah yang dialami masyarakat. Gubernur menegaskan bahwa menyelesaikan masalah kerakyatan adalah suatu keharusan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan. Hal ini dapat dicapai melalui optimalisasi pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki oleh daerah. Lebih lanjut, Bahtiar menyebutkan bahwa Pemprov Sulbar akan terus menjalin kerjasama yang efektif baik di tingkat regional maupun nasional. Ini termasuk dukungan terhadap program-program prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dalam rangka memajukan daerah. Ia juga mengingatkan bahwa DPRD Provinsi Sulbar berfungsi sebagai mitra bagi kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan yang berkesinambungan, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penjabat Gubernur menekankan pentingnya mengedepankan kedaulatan rakyat dalam tatanan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi, Pj Gubernur menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk penyelenggara pemilu, KPU, Bawaslu, pihak keamanan, media, dan masyarakat. Semua komponen telah berkolaborasi untuk memastikan pelaksanaan pemilu berjalan dengan baik dan dalam suasana yang demokratis dan damai di Sulawesi Barat. Ia juga menambahkan bahwa Indonesia telah membuktikan komitmennya terhadap nilai-nilai demokrasi. Oleh karena itu, atas nama pemerintah, ia menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh masyarakat Sulbar yang telah menggunakan hak pilih mereka pada pemungutan suara yang berlangsung pada 14 Februari 2024, sehingga menghasilkan pemilihan 45 anggota DPRD Sulbar yang baru. ANTARA