MAKASSAR –
**Borneonews - Mamuju**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) baru-baru ini meluncurkan program bantuan alat tangkap ikan bagi para nelayan yang berasal dari berbagai kabupaten di wilayah tersebut. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong peningkatan produksi perikanan yang dapat berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat nelayan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulbar, Suyuti Marzuki, menyampaikan informasi tersebut saat penyerahan bantuan di Mamuju. Ia mengungkapkan bahwa bantuan ini ditujukan untuk membantu nelayan dalam mengelola sumber daya laut sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan Sulbar yang saat ini tercatat sekitar 67 ribu ton per tahun. Suyuti Marzuki juga merinci komponen bantuan yang diberikan. Sebanyak 16 unit mesin *katinting* 9 PK telah disalurkan kepada empat kelompok nelayan di Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju. Selain itu, 28 unit mesin *katinting* 6,5 PK juga disediakan untuk enam kelompok nelayan di Kabupaten Mamuju dan Majene. Dalam kesempatan itu, dia menambahkan bahwa dua paket alat tangkap tipe *purse seine* atau pukat cincing juga diberikan kepada dua kelompok nelayan di Kabupaten Mamuju. Lebih lanjut, ia berharap para nelayan dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Suyuti menekankan pentingnya berbagi pengalaman dan strategi dalam pengelolaan sektor perikanan serta meningkatkan produktivitas perikanan di Sulbar. Dalam konteks pengelolaan sumber daya laut, dia menyarankan para nelayan untuk saling mendukung dan bekerjasama. Menurutnya, tantangan seperti perubahan iklim dan praktik penangkapan ikan ilegal harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, para nelayan diharapkan untuk tetap menjaga kelestarian sumber daya laut demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. Dia menutup pernyataannya dengan sebuah pengingat bahwa laut adalah amanah yang harus dilindungi. "Kita perlu menjaga kelestarian lingkungan dalam pengelolaan sumber daya laut agar bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang," tutupnya. ANTARA