MANADO –
**Borneonews - Manado**, Pemerintah Kota Bitung, yang terletak di Sulawesi Utara, secara aktif meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan orang asing menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dijadwalkan terjadi pada tahun 2024. Walaupun Pilkada masih beberapa bulan lagi, Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) dan seluruh pemangku kepentingan di daerah tersebut. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan komitmen untuk menjalin sinergitas dengan berbagai pihak demi kelancaran proses Pemilihan ini. Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian dari Kantor Imigrasi Kelas II Bitung, Muhammad Irman, menyatakan bahwa kegiatan pengawasan ini melibatkan seluruh perangkat pemerintahan, termasuk kepala kelurahan dan camat. Keberadaan mereka sangat vital untuk menyampaikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai upaya pengawasan menjelang Pilkada. Irman berharap sosialisasi ini dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya kerja sama dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif. Sementara itu, Barandaru Widyarto selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bitung menjelaskan tujuan dari kegiatan ini. Ia menegaskan perlunya sinergi di antara semua pihak dalam menghadapi tantangan Pilkada yang akan datang. Widyarto menambahkan bahwa dengan dibentuknya Tim Pengawasan Orang Asing di tingkat kota, diharapkan pelaksanaan Pilkada yang dijadwalkan pada tanggal 27 November 2024 berjalan dengan baik dan memenuhi prinsip *luber* (langsung, umum, bebas, dan rahasia) serta *jurdil* (jujur dan adil). Selain itu, pelaksanaan Timpora ini diharapkan dapat berfungsi sebagai langkah pencegahan terhadap individu-individu yang mungkin berniat menciptakan ketidakstabilan. Ada kekhawatiran mengenai kemungkinan pemukim asing yang tidak memiliki dokumen yang sah, yang dapat berpartisipasi dalam pemilihan. Partisipasi tersebut dapat berdampak buruk pada kredibilitas dan netralitas proses demokrasi yang sedang berlangsung. “Di sisi lain, kami akan tetap memantau keberadaan dan aktivitas orang asing yang berpotensi mengganggu keamanan, serta memastikan pelaksanaan Pilkada berlangsung dengan damai di Kota Bitung,” ungkap Widyarto menutup pernyataannya. Upaya ini merupakan bagian dari kerjasama yang lebih luas untuk menjaga stabilitas sosial dan politik di daerah tersebut saat Pilkada mendatang. ANTARA