JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Tim nasional U-20 Indonesia memulai perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 dengan hasil yang menggembirakan. Dalam pertandingan perdana yang dihelat di Stadion Madya, Jakarta, Rabu lalu, Garuda Muda berhasil mengalahkan Maladewa dengan skor telak 4-0. Kemenangan ini memberikan motivasi tambahan bagi tim yang dilatih oleh Indra Sjafri saat bersiap menghadapi Timor Leste, yang akan berlangsung di lokasi yang sama pada hari Jumat. Berkat hasil positif melawan Maladewa, Indonesia kini menduduki puncak klasemen grup F dengan perolehan tiga poin, unggul selisih gol dari Yaman yang berada di posisi kedua setelah berhasil menundukkan Timor Leste dengan skor 3-1. Meskipun meraih kemenangan besar, pelatih Indra Sjafri mengingatkan bahwa performa lini depan masih harus ditingkatkan. Garuda Muda baru bisa mencetak gol ke gawang Maladewa pada menit ke-52, meskipun dominasi penguasaan bola dan jumlah tembakan sudah terlihat sejak awal pertandingan. Indra Sjafri memaparkan bahwa timnya tidak bermain buruk di babak pertama, namun kesulitan dalam mengatasi pertahanan Maladewa yang sangat dalam menjadi tantangan. "Kami memang mendominasi, tetapi sepertiga lapangan depan kami kerap terhambat," ungkapnya. Menghadapi Timor Leste, Garuda Muda diharapkan bisa menunjukkan performa lebih baik. Tim ini diunggulkan setelah sebelumnya menghancurkan Timor Leste dengan skor 6-2 di fase grup Piala AFF U-19 2024 yang berlangsung di Surabaya pada bulan Juli. Dengan kondisi skuat yang relatif tidak berubah, gara-gara kurangnya perubahan signifikan antara kedua tim, pertandingan mendatang diharapkan menjadi ajang untuk menemukan strategi terbaik. Dalam laga mendatang, penting bagi pelatih Indra Sjafri untuk memperbaiki tingkat konversi dari peluang yang ada ke dalam gol. Permainan distribusi yang baik dan transisi yang cepat yang ditunjukkan Garuda Muda ketika melawan Maladewa perlu didukung oleh kemampuan eksplosif para penyerang untuk dapat menembus pertahanan lawan. Indra sebelumnya menggabungkan taktik dengan ehformasi 3-4-3 yang beralih menjadi 3-5-2 saat babak kedua. Dua pemain sayap, Dony Tri Pamungkas dan Mufli Hidayat, berperan penting dalam upaya serangan tim. Perform pemain tengah seperti Aditya Warman dan Tony Firmansyah juga sangat berpengaruh dalam menciptakan celah, setelah mereka mencatatkan gol dalam pertandingan melawan Maladewa. Namun, Garuda Muda tetap harus memperhatikan segi pertahanan mereka, meskipun berhasil menahan gawang tanpa kebobolan. Timor Leste dikenal dengan permainan cepat mereka, terutama dalam serangan balik. Diprediksi, Timor Leste akan mengandalkan trio penyerang cepat yaitu Alexandro Bahkito Lemos, Luis Figo Ribeiro, dan Vabio Canavaro Pires. Pelatih Timor Leste, Gopal Krishnan, menekankan pentingnya meningkatkan performa timnya saat berhadapan dengan Indonesia. Ia menyadari perbedaan signifikan antara kedua tim, terutama dari segi populasi dan potensi pemain. Untuk pertandingan mendatang, Indra Sjafri diperkirakan akan tetap menggunakan skema 3-4-3, dengan pilihan tiga bek di lini belakang dan dua gelandang jangkar yang dapat berganti posisi. Di lini serang, Jens Raven diharapkan dapat kembali menampilkan performa maksimal sebagai ujung tombak. Prediksi susunan pemain untuk tim Garuda Muda adalah sebagai berikut: Ikram Al Giffari (PG); Iqbal Gwijangge, Kadek Arel, Alfahrezi Buffon; Mufli Hidayat, Aditya Warman, Toni Firmansyah, Dony Tri Pamungkas; Riski Afrisal, Arlyansyah Abdulmanan; dan Jens Raven. Sementara di pihak Timor Leste: Pablo Macario (PG); Joaozinho Cristiano, Norbert Jonerson, Aureo Viera, Emidio Martins; Tiago William, Luis Berdila, Palomito Antonio; Alexandro Bahkito Lemos, Luis Figo Ribeiro, Vabio Canavaro Pires. ANTARA