JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Beragam kejadian menarik yang berhubungan dengan penegakan hukum dan penerapan ketentuan hukum terjadi pada hari Kamis, 26 September 2024. Salah satu momen yang mendapat sorotan adalah penangkapan terkait proyek pengadaan *CCTV* dalam program Bandung Smart City serta isu penggunaan knalpot brong saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah 2024. Dalam rangka memberikan informasi terkini mengenai sejumlah kasus hukum, berikut adalah rangkuman berita yang relevan. Pertama, tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada malam tanggal 26 September menahan empat orang tersangka yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi seputar pengadaan *CCTV* untuk program Bandung Smart City. Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa penahanan dilakukan untuk keperluan penyidikan dan diri para tersangka akan ditahan selama 20 hari, terhitung dari 26 September hingga 15 Oktober 2024, di Rumah Tahanan KPK. Kedua, di Medan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis mati kepada Francesco Ray Lumban Gaol, seorang kurir narkoba berusia 35 tahun. Ia dijatuhi hukuman mati setelah terbukti membawa narkoba jenis sabu seberat 28 kilogram dan lebih dari 14 ribu pil ekstasi. Keputusan ini diambil oleh Hakim Ketua Lenny Megawaty Napitupulu dalam sidang yang dilaksanakan pada hari yang sama. Tidak hanya itu, Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri telah memberikan asistensi kepada Propam Polda Metro Jaya dalam menangani kasus penemuan tujuh jasad yang mengambang di Kali Bekasi, Jawa Barat, pada hari Minggu, 22 September. Inspektur Jenderal Polisi Abdul Karim sebagai Kepala Divisi Propam Polri menekankan pentingnya melibatkan pihak eksternal seperti Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Kompolnas) dan Indonesia Police Watch (IPW) untuk menjamin transparansi dan objektivitas dalam penanganan kasus ini. Selanjutnya, Komandan Korem 121/Alambhana Wanawwai, Brigadir Jenderal TNI Luqman Arief, mengungkapkan modus baru yang digunakan oleh para pengedar narkoba, yakni pemanfaatan drone untuk mengawasi jalur-jalur kecil sebelum mengirimkan barang terlarang. Dalam acara pemusnahan barang bukti di kantor BNN, Luqman menyatakan bahwa penggunaan drone membantu pengedar untuk tetap tak terdeteksi saat melintasi lokasi tertentu. Terakhir, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menginstruksikan Korps Lalu Lintas Polri untuk mengambil langkah antisipatif terkait penggunaan knalpot brong selama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024. Ia menjelaskan bahwa pengawasan perlu dilakukan karena ada kecenderungan meningkatnya penggunaan knalpot brong yang telah terjadi sebelumnya pada Pemilu 2024. Kampanye Pilkada ini sendiri dijadwalkan berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024. ANTARA