JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menunjukkan komitmennya untuk berperan sebagai mitra strategis bagi 400 agen perjalanan umrah dan haji. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya BSI untuk mendiversifikasi dan mengembangkan bisnis, terutama dalam sektor layanan keagamaan. Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution BSI, menegaskan bahwa kemitraan ini dilakukan melalui kerja sama dengan Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH). Pendekatan ini mencakup penandatanganan kerjasama yang fokus pada pembiayaan haji, khusus bagi anggota travel HIMPUH. Lebih lanjut, BSI menyatakan kesiapan untuk mendukung agen perjalanan dalam pembiayaan serta menyediakan layanan perbankan, baik selama para jamaah berada di Arab Saudi maupun setelah mereka kembali ke Tanah Air. Kerja sama ini menjadi penting mengingat adanya perubahan kebijakan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk musim haji 1445H/2024. Kebijakan tersebut menghapus penetapan lokasi maktab khusus untuk jamaah dari seluruh dunia di Arafah dan Mina. Sebelumnya, lokasi maktab di Arafah dan Mina ditentukan berdasarkan zona wilayah negara, yang mencakup berbagai kawasan seperti Asia Tenggara, Asia Selatan, Afrika, Amerika, dan Eropa. Dengan adanya perubahan tersebut, Anton menekankan bahwa ini menjadi tantangan bagi agen travel haji. Mereka perlu segera mendapatkan kontrak lokasi maktab di Arafah dan Mina agar jamaah dapat terlayani dengan baik. Anton juga menggarisbawahi tantangan lain yang dihadapi, yaitu informasi keberangkatan yang hanya disampaikan menjelang waktu pelaksanaan haji. Keadaan ini memberi tekanan bagi agen perjalanan untuk memenuhi kewajiban pembayaran terkait kebutuhan persiapan jamaah haji ke Pemerintah Arab Saudi. Dengan situasi ini, BSI melihat peluang untuk menjalin kemitraan strategis dengan anggota travel HIMPUH, demi memaksimalkan layanan kepada calon jamaah haji. Penyediaan pembiayaan menjadi penting, mengingat travel membutuhkan dana yang signifikan untuk pembayaran maktab di awal penyelenggaraan haji. Data internal BSI menunjukkan bahwa potensi haji khusus yang dikelola oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) di Indonesia pada tahun 2024 diprediksi mencapai lebih dari 297 juta dolar AS. Ini menunjukkan bahwa jamaah haji Indonesia memiliki peran dominan dalam pelaksanaan ibadah haji setiap tahun di seluruh dunia. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, BSI berkomitmen untuk menjadi partner spiritual bagi calon jamaah haji, memberikan dukungan penuh dalam perjalanan spiritual mereka. ANTARA