BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie minta nilai transaksi selama pameran Expo Katingan 2016, di Lapangan Sport Center, agar dicatat panitia. Pasalnya, nilai transaksi dalam pameran yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-14 Katingan dan HUT ke-71 Kemerdekaan RI itu, bisa menjadi tolok ukur untuk mengetahui daya beli serta perekonomian warga Kasongan dan sekitarnya.
"Kalau saya melihat setelah mengunjungi stand pameran tadi ada sedikit kemajuan dibanding tahun sebelumnya, namun yang perlu dipantau panitia mencatat nilai transaksi yang terjadi selama kegiatan," kata Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie, pada pembukaan pameran pembangunan di Komplek Lapangan Sport Center Kasongan, Rabu (10/8/2016) malam itu.
Baik transaksi di stand SKPD, maupun di stand pameran milik swasta dan para pedagang yang ada di lokasi pameran, harus dicatat, karena itu menurut Bupati Tenglie, sebagai indikator Pemerintah Kabupaten Katingan dalam melakukan evaluasi,".
Khusus untuk stand pameran pemerintah/SKPD, orang nomor satu di Katingan ini memberikan masukan agar ke depan lebih baik lagi. Seharusnya, katanya pada stand masing-masing SKPD ini ada keterangan terkait informasi pelaporan dan kegiatan yang sudah dan akan dilakukan masing-masing SKPD.
"Pameran itu juga sebagai ajang promosi daerah tentang berbagai hal, agar masyarakat tahu, dan bisa mengikapi sinergisitas antara masyarakat dengan pemda, itu bisa nyambung," katanya.
Sementara itu ketua panitia pameran expo Katingan 2016, Suhaemi mengatakan, ada 33 stand pameran milik SKPD setempat ditambah puluhan stand milik suwasta dan para pedagang. "Di lokasi pameran juga ada pasar malam. Setiap malam akan ada hiburan rakyat di panggung utama selama satu minggu ke depan, dan malam penutupan nanti akan diramaikan artis ibukota Jakarta," kata Suhaemi. (ABDUL GOFUR/N).








