**Borneonews - Mexico City**, Badai tropis John yang dikenal sebagai badai Kategori 3 dalam skala Saffir-Simpson telah menyebabkan lima korban jiwa di Meksiko. Badai ini menghantam wilayah barat negara tersebut pada hari Senin, 23 September. Hal ini disampaikan oleh Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada hari Kamis, 26 September.
Lopez Obrador menyebutkan, "Saya telah menerima laporan tentang dampak badai ini di Acapulco dan juga di sepanjang pesisir lainnya. Badai ini mulai menyebabkan kerusakan di Costa Chica ketika masih berstatus Kategori 3." Ia melanjutkan bahwa kerugian yang ditimbulkan tidak terlalu parah. Dari lima orang yang meninggal dunia, empat di antaranya berada di dua kota berbeda, sementara satu lainnya berasal dari Acapulco.
Dengan kecepatan angin yang mencapai 200 kilometer per jam, badai tropis John melanda pantai barat Meksiko dengan kekuatan yang cukup besar. Akibatnya, terjadi pemadaman listrik yang meluas di berbagai wilayah. Setelah menerjang, badai ini dilaporkan kembali menguat dan diperkirakan akan mengarah ke negara bagian Michoacan pada hari Jumat, 27 September.
Lebih jauh, hujan lebat yang diakibatkan oleh badai ini berdampak pada operasional Bandara Acapulco, yang terpaksa ditangguhkan sebagai tindakan pencegahan. Dengan situasi ini, masyarakat di daerah terdampak diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi instruksi dari otoritas setempat.
ANTARA
Badai Tropis John di Meksiko Menyebabkan Lima Korban Jiwa
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







