PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Program Studi S2 dan S3 Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Sumatera Utara atau USU, Prof Rahmawaty menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis atau Bimtek Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi pada Jurnal Internasional atau Scopus tahun 2024.

Bersamanya, hadir pula Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara atau USU, Prof Dr Iskandar Muda Damanik yang sama-sama menjadi narasumber dengan Dr Jonni Sitorus sebagai moderator demi memandu acara yang dihadiri 150 peserta ini.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan North Sumatera Research Forum 2024 yang akan diselenggarakan pada Kamis, 26 September 2024, di Ruang Rapat Prof. DR. HS. Hadibroto, MA, Kantor Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peneliti, dosen, dan mahasiswa dalam penulisan artikel ilmiah.

Prof Rahmawaty memberikan materi mengenai teknik penulisan artikel ilmiah yang sesuai dengan standar jurnal internasional bereputasi.

"Materi ini diharapkan dapat membantu peserta dalam mempublikasikan hasil penelitian mereka di jurnal-jurnal terindeks Scopus," kata Prof Rahmawaty dalam keterangan resminya pada Jumat, 27 September 2024.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pelaksanaan Peraturan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor 14 tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Peneliti. Pada BAB V peraturan tersebut, dinyatakan bahwa PNS yang menduduki Jabatan Fungsional Peneliti harus memenuhi standar kompetensi dan Hasil Kerja Minimal atau HKM sesuai dengan jenjang jabatan.

--page

Sementara itu, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan, Tapi Sari Rumonda Bulan Siregar menuturkan bahwa standar kompetensi yang dimaksud mencakup kemampuan menguasai dasar keilmuan sesuai bidang kepakaran, mengidentifikasi masalah, melakukan penelusuran informasi ilmiah, mencari solusi atas masalah, serta menganalisis hasil penelitian.

"HKM peneliti salah satunya adalah menjadi kontributor ketua atau anggota karya tulis ilmiah dalam bentuk artikel di jurnal ilmiah terindeks lokal, nasional, atau global bereputasi tinggi atau menengah," tuturnya.

Dengan adanya Bimtek ini, lanjutnya, diharapkan para peneliti, dosen, dan mahasiswa dapat lebih siap dan kompeten dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan dapat dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi. (TESTI PRISCILLA/Y)