JAYAPURA –
**Borneonews - Biak**, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengungkapkan harapan agar seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK), dapat terhubung dengan jaringan internet. Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa pada tahun ajaran 2024/2025. Sekretaris Dinas Pendidikan Biak Numfor, John Sobuber, menekankan bahwa akses internet di sekolah-sekolah sangat penting untuk mendukung program literasi dan numerasi yang ditujukan bagi siswa. Ia mencatat, "Sekolah yang dapat mengakses layanan internet akan sangat mendukung program ini di kalangan siswa." John juga menunjukkan pentingnya menyediakan akses internet bagi sekolah-sekolah yang berada di pinggiran kota. Dengan jaringan yang memadai, diharapkan kelancaran program literasi dan numerasi anak semakin terjamin. Ia menjelaskan bahwa saat ini, beberapa sekolah yang terletak di pusat Kota Biak telah memperoleh koneksi internet melalui layanan Indihome dari Telkom serta melalui VSAT. Sementara itu, untuk sekolah-sekolah yang berada di daerah pinggiran, John menambahkan, akses internet dapat dilakukan melalui layanan *4G* dari Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bekerja sama dengan Telkomsel, serta melalui sistem VSAT. John berharap, langkah pemerintah, khususnya Kementerian Kominfo, dalam memperbaiki dan memperluas layanan internet dapat memberikan dampak positif bagi jangkauan internet di satuan pendidikan di Biak Numfor. Ia menandaskan pentingnya akses layanan internet yang cepat dan stabil dalam mendukung peningkatan program literasi dan numerasi di antara siswa di berbagai tingkatan pendidikan. Pada tahun 2024, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi juga telah memprogramkan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (*ANBK*). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta kemampuan literasi dan numerasi anak-anak. Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor menargetkan bahwa pada tahun 2024, seluruh satuan pendidikan SD di daerah tersebut dapat mengikuti program *ANBK* secara penuh. ANTARA