**Borneonews - Jakarta**, Ketua DPR Republik Indonesia, Puan Maharani, melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Papua Nugini, Job Pomat, yang bertujuan untuk menandatangani nota kesepahaman atau *memorandum of understanding* (*MoU*) terkait kerja sama antar-parlemen antara kedua negara.
Usai pertemuan yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Puan Maharani menjelaskan bahwa penandatanganan *MoU* tersebut merupakan langkah strategis untuk mendorong dialog politik antara lembaga legislatif dari kedua negara. Hal ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi Indonesia dan Papua Nugini untuk membahas berbagai isu penting yang saling berkaitan, termasuk di dalamnya kerja sama di bidang parlemen, ekonomi, dan juga pengelolaan perbatasan.
Puan mengungkapkan harapannya, melalui nota kesepahaman yang telah ditandatangani, kedua parlemen dapat lebih mendukung peningkatan kerja sama dalam perdagangan dan hubungan perbatasan yang semakin harmonis. Pentingnya menjaga hubungan yang baik di wilayah perbatasan serta menciptakan suasana yang kondusif antara kedua negara juga menjadi poin yang ditekankan.
Ia menambahkan bahwa DPR RI berkomitmen untuk menjaga hubungan diplomatik yang baik dengan Papua Nugini. Sebagai negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Indonesia, Papua Nugini memiliki posisi penting dalam kawasan Pasifik. Pertemuan ini mencerminkan kesadaran Indonesia untuk menjalankan diplomasi yang seimbang, dengan memberikan perhatian yang cukup pada negara-negara tetangga di wilayah timur dan bukan hanya berfokus pada rivalitas dengan negara-negara besar lainnya.
Puan menegaskan bahwa meskipun saat ini sedang memasuki akhir periode kerja DPR RI tahun 2019-2024, komitmen untuk melanjutkan kerja sama dengan Ketua Parlemen Papua Nugini tetap menjadi prioritas. Ia bertekad agar kerja sama yang sudah terbangun dapat berlanjut dan semakin diperkuat ke depannya.
Job Pomat juga memberikan dukungan terhadap pemerintahan baru Indonesia yang akan dilantik pada 20 Oktober. Ia menekankan pentingnya untuk terus meningkatkan hubungan baik yang telah terjalin meskipun ada perubahan dalam kepemimpinan DPR RI yang baru nanti.
Dalam pertemuan bilateral yang bersejarah ini, Puan Maharani didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk F. Paulus, serta Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto. Ini menunjukkan komitmen DPR RI untuk melanjutkan dan memperkuat hubungan parlemen dengan Papua Nugini di masa yang akan datang.
ANTARA
DPR RI dan Papua Nugini Tandatangani MoU Kerja Sama Parlemen
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
Komentar (0)
Memuat komentar…







