BORNEONEWS, Buntok - Peringatan Hari Anak Nasional 2016 tingkat Kabupaten Barito Selatan (Barsel) diwarnai dengan berbagai lomba seperti kontes busana, baca puisi, tari kreasi dan lainnya. Kegiatan tersebut, di pusatkan di GPU Jaro Pirarahan Buntok, Kamis (11/8/2016).

Bupati Barito Selatan M Farid Yusran saat menghadiri acara puncak HAN itu mengatakan, anak-anak  merupakan aset bangsa yang harus selalu dijaga dan dipelihara, karena keberadaan mereka akan menentukan nasib bangsa ini kedepan.

"Secara pribadi saya turut prihatin dengan munculnya berbagai kasus pelecehan yang terjadi terhadap anak di bawah umur. Maka dari itu, dari sekarang, kita sebagai orang tua harus lebih ekstra untuk memperhatikan kondisi dan prilaku anak," pintanya.

Bupati menambahkan, kita sebagai orang tua harus mempersiapkan, agar anak kita menjadi anak yang pintar, anak yang cerdas, dengan memiliki siakap yang santun.

"Tentunya kita tidak menginginkan, walaupun anak kita pintar tapi tidak bermoral. Justru itu, pendidikan agama adalah merupakan salah satu modal dasar untuk membentuk anak kita menjadi anak yang berbudi pekerti luhur dan berakhlak mulia," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan, agar dari sekarang khusunya di wilayah Barsel, tidak akan ada lagi kabar tentang kekerasan terhadap anak di bawah umur.

"Cerita lalu merupakan sebuah pelajaran berharga untuk kita, dan semua masalahnya tentu sudah ditangani aparat penegak hukum. Sekerang akhiri kekerasan terharap anak, sesuai tema HAN tahun ini," tutup  Farid Yusran. (LAILY MANSYUR/m)