**Borneonews - Jakarta**, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, memberikan sambutan positif terhadap peningkatan jumlah wirausaha yang berasal dari Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula. Pertumbuhan ini, ditunjang oleh perkembangan wirausaha rintisan melalui TKM Lanjutan, diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja di Indonesia.
Dalam sebuah pernyataan yang diterima di Jakarta, Ida menjelaskan bahwa semakin banyaknya wirausaha mandiri dan produktif dapat menciptakan lebih banyak peluang kerja. Organisasi TKM Pemula dan Lanjutan, menurutnya, merupakan bagian dari prioritas kementerian dalam melakukan transformasi program untuk memperluas kesempatan kerja, yang dilakukan secara berkesinambungan dan efektif.
Ida juga merujuk kepada statistik dari Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2023 yang menunjukkan sekitar 66 juta unit pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkontribusi sebesar 61 persen terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia, setara dengan Rp9.580 triliun. Tidak hanya itu, sektor UMKM mampu menyerap sekitar 117 juta tenaga kerja, yang merupakan 97 persen dari total angkatan kerja.
Lebih lanjut, Menaker menyoroti bahwa dari jumlah tersebut, sekitar 98,7 persen adalah usaha mikro. Sementara itu, usaha kecil berkontribusi sebesar 1,22 persen, usaha menengah 0,10 persen, dan hanya 0,01 persen merupakan usaha besar. Hal ini menunjukkan bahwa usaha mikro memiliki peran yang signifikan dalam perekonomian nasional.
Ida menambahkan bahwa kontribusi dari pelaku usaha mikro justru sangat luar biasa, bahkan dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar. Hal ini menegaskan bahwa meskipun usaha mikro berjumlah besar, dampak yang dapat dihasilkan jauh lebih signifikan dibandingkan dengan segelintir usaha besar.
Di sisi lain, Menaker menekankan tantangan yang dihadapi oleh wirausaha dalam upaya untuk meningkatkan skala usaha. Tantangan tersebut mencakup aspek inovasi dan teknologi, literasi digital, produktivitas, legalitas atau perizinan, pembiayaan, *branding* dan pemasaran, serta pengembangan sumber daya manusia, termasuk dalam hal standardisasi dan sertifikasi.
Dia juga menjelaskan bahwa acara *business matching* yang telah berlangsung beberapa kali merupakan puncak dari program TKM. Acara ini diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan jejaring kemitraan usaha, serta menjembatani para wirausaha dengan pelaku usaha besar, lembaga keuangan, dan mitra terkait lainnya untuk menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan.
ANTARA
Pertumbuhan Wirausaha Melalui TKM, Peluang Kerja Semakin Luas
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







