BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Pemerintah Kabupaten Bekasi yang terletak di Jawa Barat baru-baru ini berhasil memperoleh penghargaan Anindhita Wistara Data. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas peningkatan yang signifikan dalam nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) yang mengalami kenaikan dari 2,38 menjadi 2,77. Dengan hasil ini, Pemkab Bekasi berhasil menduduki peringkat 63 dari total 416 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Kepala Bidang Statistik Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Intan Komala, menyampaikan bahwa pencapaian ini menunjukkan kategori "baik" bagi pemerintah daerah. Hal ini menegaskan komitmen pemda dalam meningkatkan kualitas penyediaan data serta pengelolaan sistem statistik di wilayah tersebut. Pemberian penghargaan ini sejalan dengan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) tahun 2024, yang diungkapkan pada acara peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) yang berlangsung di Jakarta. Intan menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) kepada berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah yang berhasil dalam pengelolaan data. Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian ini, yang tidak terlepas dari dukungan dan arahan dari Penjabat Bupati Bekasi, Penjabat Sekda, serta kolaborasi penuh dari BPS Kabupaten Bekasi. Lebih lanjut, Intan menyatakan bahwa Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, sebagai pengelola data di daerah, akan terus berusaha memaksimalkan sinergi antara seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait. Ia menekankan pentingnya semangat inovasi dan pencapaian yang lebih baik di masa depan untuk kemajuan dan reputasi daerah. Dalam konteks peringatan HSN 2024, Intan menyoroti tema yang diusung, yaitu "Statistik Berkualitas untuk Indonesia Emas". Tema ini menekankan betapa pentingnya statistik yang berkualitas dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045, yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Hal ini sejalan pula dengan upaya pemerintah daerah dalam merealisasikan percepatan pembangunan melalui data yang terintegrasi, yakni *Satu Peta*, guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. ANTARA