BORNEONEWS, Gunung Mas - Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) berkerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Gumas, menggelar lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA). Kegiatan itu berlangsung di Sanggar Tari Manggatang Tarung, Kuala Kurun, Kamis (11/8/2016).

Kepala BKKP5K Kabupaten Gumas Kardinal mengatakan, pelaksanaan kegiatan loba cipta menu memang untuk kali pertama berlangsung. Terlebih lagi makanan yang disajikan dalam lomba tersebut menggunakan bahan non-beras dan non-terigu. Namun demikian, makanan yang disajikan tetap bergizi dan bisa untuk makan pagi, siang dan makan malam.

“Semua bahan tidak menggunakan beras dan gandum dan bahan-bahan yang digunakan semuanya produk lokal daerah ini. Melalui lomba ini, kita harapkan bisa menginspirasi dan mengajak masyarakat agar bisa menyajikan makanan yang sehat dan bergizi,” ujar Kardinal.

Dia menyampaikan, dari 12 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Gumas. Lomba cipta menu hanya diikuti lima kecamatan dengan melibatkan TP-PKK. Namun  diharapkan peserta akan semakin bertambah sehingga bisa menyajikan beraneka ragam makanan lokal yang bergizi dan seimbang.

“Kecematan yang mengikuti lomba cipta menu yang dilaksanakan hari ini yakni Kecamatan Kurun, Tewah, Kahayan Hulu Utara, Rungan dan Manuhing. Kita harapkan lomba ini bermanfaat untuk mengajak masyarakat lebih mengetahui produk makanan lokal yang bergizi,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua TP-PKK Kabupaten Gumas Apristini Arton S Dohong dalam sambutan tertulis yang dibacakan anggota Pokja III TP-PKK, Alap Kardinal mengatakan, pangan adalah suatu kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Untuk itu, selain ketersedian pangan perlu juga diperhatikan aspek pola konsumsi rumah tangga atau keseimbangan kontribusi pangan yang dikonsumsi, agar memenuhi standar gizi.  

“Tujuan digelarnya lomba ini untuk menggali potensi pangan sumber karbohidrat non beras dan non terigu, mengembangkan kreatifitas dan ide baru yang alami dari resep sehari-hari dangan harapan dapat diterima oleh masyarakat dan mengangkat makanan khas daerah dan mengangkatkonsumsi pangan penduduk yang beragam, bergizi seimbang dan aman,” katanya.

Dari hasil lomba cipta menu, juara I Kecamatan Manuhing, juara II kecamatan Kurun, Juara III Kecamatan Rungan. Untuk juara harapan I Kecamatan Tewah dan juara harapan III Kecamatan Kahayan Hulu Utara. Sementara juara I akan mengikuti lomba yang sama pada tingkat provinsi. (EPRA SENTOSA/m)